Pasar komoditas pada Jumat (19/12) menampilkan pergerakan yang beragam. Ada yang bertahan, ada yang melesat, dan tak sedikit yang justru melemah. Batu bara, misalnya, tampak tenang dengan harga yang relatif stabil. Berbeda nasib dengan nikel dan timah yang sama-sama mencatatkan penguatan. Di sisi lain, minyak kelapa sawit mentah atau CPO justru terlihat lesu dan menutup perdagangan di zona merah.
Batu Bara: Posisi Tetap
Batu bara sepertinya memilih untuk beristirahat sejenak. Pada penutupan perdagangan Jumat, harga komoditas energi ini nyaris tidak bergerak. Data menunjukkan harganya bertahan di level USD 108,30 per ton. Stabil, itulah kata yang tepat untuk menggambarkan kinerjanya hari itu.
CPO Terseret Koreksi
Sementara itu, suasana di pasar CPO tak segarang biasanya. Harga minyak kelapa sawit mentah justru mengalami pelemahan, turun sekitar 1,72 persen. Akhir sesi, harganya tercatat di MYR 3.892 per ton. Pelemahan ini cukup menarik perhatian, mengingat komoditas ini kerap menjadi barometer sentimen pasar agrikultur.
Artikel Terkait
Pendapatan Paradise Indonesia Melonjak 32,9% Didorong Proyek Ikonik
Ketegangan AS-Iran Dongkrak Dolar, Pasar Waspadai Inflasi dan Suku Bunga
IEA Peringatkan Kerusakan Aset Energi di Timur Tengah Picu Krisis Global
Harga Emas Antam Turun Rp50 Ribu per Gram Pasca-Lebaran, Galeri24 dan UBS Stabil