Performa saham individu pun sangat beragam. Di papan gainers, tiga saham mencatatkan lonjakan yang luar biasa.
PP Presisi (PPRE) melesat 34,19 persen ke level Rp157. Eratex Djaja (ERTX) nyaris menyamainya dengan kenaikan 34,03 persen ke Rp256. Nusa Konstruksi Enjiniring (DGIK) menyusul dengan keuntungan 25,36 persen, ditutup di Rp173.
Tapi, tidak semua beruntung. Di daftar losers, tekanan jual cukup keras.
Bukit Uluwatu Villa (BUVA) terpangkas 14,78 persen ke Rp1.355. Hensel Davest Indonesia (HDIT) dan Energi Mega Persada (ENRG) juga terpuruk, masing-masing anjlok 14,44 persen dan 13,12 persen.
Begitulah kondisi pasar di awal pekan: ada yang merayakan kenaikan, tak sedikit pula yang harus menelan pil pahit koreksi.
Artikel Terkait
DAAZ Gandeng Raksasa Global Garap Baterai Kendaraan Listrik
Harga Emas Antam Anjlok Rp260 Ribu per Gram dalam Sehari
Direktur BCA Borong Saham Rp2,1 Miliar di Tengah Kepanikan Pasar
Pefindo Beri Sinyal Hijau untuk DEWA, Tapi Ada Catatan di Baliknya