Di sisi lain, PMI pun menyambut baik langkah ini.
Pengurus Pusat Bendahara Umum PMI, Suryani Motik, menyampaikan apresiasinya. “Kami sangat menghargai kepedulian dan respons cepat dari KB Bank dan KB Bank Syariah. Sinergi semacam ini penting agar bantuan tepat sasaran. Harapannya, kerja sama ini bisa berlanjut agar lebih banyak lagi warga yang terbantu dan pemulihan berjalan lebih cepat,” ujarnya.
Perlu diketahui, penyaluran bantuan tidak hanya melalui PMI. KB Bank juga menggandeng Taspen dan mitra strategis lainnya dengan nilai tambahan Rp 50 juta. Kolaborasi ini memungkinkan bantuan menjangkau kelompok khusus, seperti para pensiunan dan keluarganya yang tinggal di wilayah bencana. Dengan cara ini, jangkauan bantuan jadi lebih luas dan tepat sasaran.
Selain urusan bantuan, bank juga memantau intensif unit layanannya di wilayah terdampak. Beberapa kantor cabang yang tidak kebanjiran tetap dioperasikan normal. Tujuannya, agar layanan keuangan masyarakat tidak terputus dan aktivitas ekonomi lokal bisa tetap berdenyut.
Pada akhirnya, KB Bank meyakini bahwa percepatan pemulihan hanya bisa terwujud lewat kerja sama yang kuat. Semangatnya sederhana: semua tantangan bisa diatasi jika kita bergerak bersama. Karena, ya, kita bisa karena bersama.
Artikel Terkait
Kepemilikan Saham Konglomerat yang Tersumbat Picu Gejolak Pasar
IHSG Berpeluang Koreksi, Analis Ingatkan Waspada Level 7.945
Pasar Emas Diguncang Aksi Jual Terdalam dalam 40 Tahun
Purbaya Pasang Target Ekonomi 6 Persen, Tapi Ogah Bocorkan Hadiah dari Prabowo