Sentimen pasar malah bergerak ke arah sebaliknya. Faktanya, peluang The Fed memangkas suku bunga 25 basis poin dalam pertemuan 9-10 Desember mendatang melonjak tinggi. Menurut pantauan FedWatch, probabilitasnya mencapai 87%! Tampaknya, ada kekhawatiran yang lebih besar di balik angka ketenagakerjaan yang solid itu yaitu tanda-tanda pendinginan ekonomi di sektor lain.
Sementara investor sibuk dengan data makro, dunia korporasi juga tak kalah panas. Kabar besarnya datang dari dua raksasa streaming: Netflix dikabarkan akan mengakuisisi Warner Bros Discovery. Nilainya fantastis, sekitar 82,7 miliar dolar AS.
Kalau deal ini benar-benar terjadi, langkah Netflix ini sungguh strategis. Mereka bukan cuma membeli perusahaan, tapi menguasai salah satu perpustakaan konten terbesar dan paling ikonik di dunia hiburan. Bayangkan, dari “Friends” sampai “Harry Potter” bisa jadi berada di bawah satu payung yang sama.
Jadi, Jumat ini di Wall Street adalah perpaduan antara antisipasi data, interpretasi terhadap sinyal ekonomi yang bertolak belakang, dan kejutan dari dunia bisnis. Semuanya berbaur menciptakan dinamika pasar yang unik dan serba cepat.
Artikel Terkait
IHSG Tembus Rekor Baru, Tapi Tak Bertahan Lama
Analis BNI Sekuritas Soroti Level Krusial 9.100 untuk Lanjutkan Rally IHSG
Harga Emas Antam Tembus Rp 2,7 Juta per Gram, Pajak Beli Turun
Manufaktur Indonesia Tutup 2025 dengan Ekspansi, Optimisme Menggelora ke 2026