Soal Rencana ke China, Purbaya: Harus Jelas Dulu Skemanya
Rencana penerbangan ke Tirai Bambu itu masih dalam pembahasan dengan Danantara. Proposal untuk pembicaraan utang Whoosh pun sedang disiapkan.
Tapi Purbaya punya syarat. Ia mau ikut kalau semuanya sudah jelas. "Cuma kita belum, saya bilang begini. Saya nggak tahu di China ketemu siapa. China Development apa NDRC-nya," ucapnya di Gedung BEI, Jakarta Selatan.
"Nanti kalau sudah clear ketemu siapa dan skemanya seperti apa, baru kita ke China. Kalau nggak saya bingung (di) China ketemu siapa, nggak jelas," tambahnya.
Hari itu juga, ia sempat bertemu CEO Danantara, Rosan Roeslani, di Kemenkeu. Pertemuan itu salah satunya membahas rencana pembicaraan utang dengan China.
Menurut Purbaya, bentuk penyelesaian utang KCIC masih dicari yang paling pas. "Termasuk KCIC masih akan dicari bentuk yang pas, seperti apa. Nanti tim teknis dia diskusi dengan tim teknis saya. Ini kan masih belum clear betul seperti apa," jelasnya.
Meski detailnya belum final, ia mengaku gambaran besarnya sudah ada. "Saya sih belum tahu sampai detail. Tapi gambaran besarnya clear-lah kita mau ngapain ke depan. Harusnya sih," pungkasnya.
Artikel Terkait
IMF Ramal 2026: Asia Melaju, Ekonomi Maju Terseok-seok
Stok Beras Aceh Melimpah, BULOG Pastikan Ramadan dan Lebaran Aman
68 Desa di Aceh Masih Gelap, Tim PLN Terobos Medan Terisolir Pascabencana
Libur Panjang Januari Tak Berdampak Signifikan pada Hunian Hotel