"Kami juga terus memperkuat organisasi melalui pengembangan kompetensi sumber daya manusia, guna meningkatkan daya saing dan menjadi salah satu pusat talenta Philip Morris International (PMI).”
Kalau dibandingkan dengan semester pertama tahun ini, situasinya justru menunjukkan perbaikan. Pasalnya, di paruh pertama 2025, laba bersih HMSP pernah anjlok 36% year-on-year. Waktu itu, penurunan drastis itu didorong oleh tekanan daya beli dan pergeseran konsumen ke produk harga rendah, plus maraknya peredaran rokok ilegal.
Di sisi lain, Ivan menekankan peran penting pemerintah. Dukungan dari kebijakan fiskal dinilai krusial bagi kelangsungan industri legal.
Dia secara khusus mengapresiasi keputusan pemerintah yang mempertahankan tarif cukai tetap untuk tahun ini dan 2026.
“Kebijakan ini, disertai dengan penegakan hukum terhadap peredaran rokok ilegal, memberikan ruang bagi industri hasil tembakau legal untuk tetap bertahan, menjaga penerimaan negara, dan mendukung perekonomian nasional,” tegas Ivan.
Laporan dari Jakarta ini ditulis oleh Dhera Arizona.
Artikel Terkait
IHSG Menguat 1,76%, Saham KOKA dan RODA Pacu Kenaikan
IHSG Bangkit 1,76% ke 7.710, Meski Nilai Transaksi Menyusut Tajam
BUMI Pertahankan Produksi Batu Bara 73-75 Juta Ton pada 2025
MNC Tourism Pacu Pengembangan KEK Lido City Seluas 3.000 Hektare