Hingga akhir September 2025, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) mencatatkan laba bersih sebesar Rp4,5 triliun. Angka itu, kalau kita lihat, memang turun 13,7% dibanding posisi yang sama tahun sebelumnya. Penurunan juga terlihat pada penjualan bersih perusahaan, yang menyentuh Rp83,7 triliun atau turun sekitar 5,3% dari periode 2024.
Meski begitu, posisi pasar mereka tetap kuat. Pangsa pasarnya bertengger di 30,9%, dengan volume penjualan yang tidak main-main: 59,4 miliar batang.
Presiden Direktur HMSP, Ivan Cahyadi, menyampaikan capaian ini dalam sebuah Paparan Publik di Jakarta, Rabu (3/12).
"Capaian ini mencerminkan daya saing dan ketangguhan perusahaan dalam menghadapi berbagai tantangan," ujarnya.
Ivan melanjutkan, dinamika industri dan ekonomi nasional belakangan ini memang berat. Tapi, kata dia, perusahaan berhasil menjalankan strategi portofolio lintas segmen yang dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen dewasa yang terus berubah.
”Sampoerna tetap konsisten menjalankan strategi bisnis serta terus berinovasi demi memperkuat kualitas produk dan portofolio lintas segmen, baik di segmen rokok konvensional maupun produk bebas asap," jelas Ivan.
Artikel Terkait
IHSG Menguat 1,76%, Saham KOKA dan RODA Pacu Kenaikan
IHSG Bangkit 1,76% ke 7.710, Meski Nilai Transaksi Menyusut Tajam
BUMI Pertahankan Produksi Batu Bara 73-75 Juta Ton pada 2025
MNC Tourism Pacu Pengembangan KEK Lido City Seluas 3.000 Hektare