Rencana penerbangan tim khusus ke China untuk membicarakan utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh, mulai mengemuka. Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) dikabarkan akan mengajak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk bergabung dalam misi tersebut.
CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa persiapan untuk kunjungan ini masih terus digodok. Yang jelas, pihaknya sedang mematangkan proposal yang akan dibawa ke meja perundingan nanti.
"Kita komunikasi terus dengan beliau, dengan Pak Purbaya. Kita duduk dan kita sedang ini juga, untuk memastikan bahwa nanti kita ke Chinanya, kita sudah matang proposal ke China," ujar Rosan di ICE BSD, Rabu (26/11).
Soal tanggal pastinya? Rosan belum berani memastikan. Tapi ia memberi sedikit gambaran. Tim pendahulu sudah dikirim lebih dulu untuk membuka jalur komunikasi dan menyiapkan agenda dengan mitra dari China.
"Kita tentunya akan kirim tim advance dulu untuk bicara dengan tim dari China, itu sudah berjalan, tapi nanti gongnya mungkin saya dengan Pak Purbaya," jelasnya.
Artikel Terkait
Pasar Tenaga Kerja AS Mandek, Tapi Tingkat Pengangguran Justru Menyusut
Beras untuk Rakyat 2026 Dijamin Aman, Stok Bulog Capai 3,2 Juta Ton
Iran di Ambang Perubahan: Krisis Ekonomi dan Gejolak Sosial Menggerus Fondasi Republik Islam
Bulog Siapkan Satu Juta Ton Beras Premium untuk Ekspor ke Pasar ASEAN