Masyarakat di sepanjang pesisir Sumatera Barat diminta bersiap. BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur di Padang baru saja mengeluarkan peringatan tentang potensi banjir rob dalam beberapa hari mendatang. Periode yang perlu diwaspadai adalah tanggal 3 sampai 7 Desember nanti.
Penyebabnya? Rupanya fenomena alam sedang berpadu. Ada peristiwa super full moon atau super bulan penuh yang akan terjadi, dan ini biasanya bikin air laut pasang lebih tinggi. Nah, masalahnya, kondisi ini bakal beriringan dengan potensi hujan dengan intensitas sedang. Kombinasi inilah yang dikhawatirkan memicu genangan air laut masuk ke daratan.
Kepala BMKG setempat, Sahat Mauli Pasaribu, menjelaskan lebih rinci.
"Terdapat potensi banjir rob akibat pasang air laut dampak super full moon yang beriringan dengan potensi hujan intensitas sedang," ujarnya di Padang, Selasa (2/12).
Menurutnya, wilayah yang berpotensi terdampak cukup luas. Mulai dari Kabupaten Pasaman Barat, Agam, lalu Kota Padang sendiri, Padang Pariaman, hingga Pesisir Selatan dan Kepulauan Mentawai. Meski begitu, dampaknya diperkirakan masih kategori rendah.
Lalu, seberapa parah genangannya? Perkiraan BMKG, air laut bisa menggenang setinggi 3 sampai 10 sentimeter. Areanya mungkin merambah sekitar 20 hingga 100 meter dari garis pantai. Jadi, bukan banjir besar yang langsung menerjang, tapi lebih ke genangan yang mengganggu.
Fenomena super bulan penuh puncaknya memang terjadi pada 5 Desember. Itu peristiwa astronomi biasa, tapi efeknya ke pasang air laut cukup signifikan. Di sisi lain, cuaca juga ikut menyumbang faktor. Pada rentang tanggal yang sama, hujan sedang berpotensi turun di perairan Sumbar dan Mentawai, kadang disertai angin. Gelombang laut diperkirakan cukup tenang, berkisar 0,5 hingga 1,2 meter.
Sahat menambahkan detail waktu yang krusial.
"Diprediksi pasang maksimum pada 3-7 Desember itu sekitar 1,3 sampai 1,5 meter. Waktunya paling tinggi kemungkinan antara jam 6 sampai 8 malam WIB," jelasnya.
Dengan semua data itu, imbauan pun disampaikan. BMKG mengingatkan warga yang tinggal di tepi pantai atau kawasan pesisir untuk tetap waspada. Meski kategorinya rendah, tidak ada salahnya bersiap-siap. Lebih baik antisipasi daripada menghadapi gangguan yang tak terduga.
Artikel Terkait
Harga Emas Pegadaian Stagnan, Galeri 24 Lebih Murah untuk Semua Ukuran
AS Tembak dan Sita Kapal Kargo Iran di Teluk Oman, Militer Iran Siap Balas Dendam
Bara JP Bantah Klaim JK sebagai Penentu Kemenangan Jokowi di 2014
Malut United Kecam Wasit Usai Dibantai Bali United di Liga 1