PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) baru saja menggelontorkan fasilitas pinjaman yang nilainya cukup fantastis. Totalnya mencapai USD 140 juta, atau kalau dirupiahkan sekitar Rp 2,31 triliun. Dana segar itu ditujukan untuk dua entitas bisnisnya yang beroperasi di Singapura.
Penyaluran dananya dilakukan lewat anak perusahaannya, Aster Asia Alpha Pte Ltd. Penerimanya adalah Aster Port and Terminal Pte Ltd (APT) dan Aster Power Pte Ltd (APPL).
Nah, berdasarkan perjanjian yang sudah ditandatangani pada 20 November 2025, besaran pinjamannya dibagi. APT mendapat bagian USD 80 juta, sementara APPL menerima USD 60 juta.
Menurut keterangan yang beredar, fasilitas pembiayaan ini punya jangka waktu yang cukup panjang, yaitu hingga 30 November 2035. Soal ketentuan penyelesaian sengketa, semuanya akan merujuk pada mekanisme Singapore International Arbitration Centre (SIAC). Ini sih sudah standar praktik internasional.
Lalu, apa sebenarnya peran dari APT dan APPL ini? Dua perusahaan yang berbasis di Singapura ini fokus bergerak di sektor transmisi, distribusi, dan penjualan tenaga listrik. Mereka bukan perusahaan baru, tapi sedang gencar-gencarnya mengembangkan operasi di dua kawasan industri penting: Pulau Jurong dan Pulau Bukom.
Artikel Terkait
Laba Bersih ENRG Melonjak 21,4% ke USD 91,35 Juta di 2025
IHSG Anjlok 0,73%, Mayoritas Sektor Terkapar di Zona Merah
Harga Emas Antam Naik Rp6.000, Sentuh Rp3,045 Juta per Gram
Dragonmine Akuisisi 80% Saham BLUE, Rencanakan Transformasi ke Bisnis Tambang Langsung