Bagi para kolektor arloji klasik di Surabaya, ada kabar menggembirakan. Brand legendaris asal Jepang baru saja membuka kembali butiknya. Yang bikin makin spesial, butik ini nongkrong di sebuah gedung tua bersejarah. Dan yang paling bikin para pencinta jam tangan melek, ada dua buah arloji yang cuma bisa ditemukan di sini, di seluruh kota.
Menurut Kevin Lie, Direktur PT Asia Jaya Indah, yang ditemui pada Sabtu (22/11), ini tentang perayaan besar. "Seiko lagi merilis ulang seri Prospex Diver buat rayain ulang tahunnya yang ke-60," jelasnya.
"Edisinya terbatas banget. Di seluruh dunia cuma ada enam ribu unit. Nah, untuk Surabaya, cuma dapat jatah dua buah."
Dia melanjutkan, arloji edisi spesial ini bukan barang baru. Sejak pertama kali diluncurkan pada 1965, atau sudah lebih dari 55 tahun, popularitasnya gak pernah pudar. Tahun 2025 nanti dianggap sebagai momen bersejarah, menandai enam dekade perjalanan Seiko Prospex Diver.
Dari segi desain, jam ini menghadirkan perpaduan yang apik. Fungsionalitasnya sebagai jam selam yang tangguh berpadu dengan estetika modern, tapi tetap menyisipkan nuansa klasik. Casingnya dari baja tahan karat, kadang dengan pelapis super-keras. Bezelnya pakai keramik searah yang anti gores, dilengkapi kaca safir berlapis anti-silau.
Dial-nya didesain agar gampang dibaca, dilengkapi indeks Lumibrite yang menyala dalam gelap. Opsi warnanya terinspirasi dari alam, seperti hijau tua atau biru laut. Desainnya sendiri banyak mencuri elemen dari model-model klasik Seiko di masa lampau.
Singkatnya, koleksi eksklusif ini cocok banget buat kamu yang hobi aktivitas outdoor. Mulai dari menyelam di kedalaman laut sampai berselancar menantang ombak.
Artikel Terkait
BTN Kumpulkan 1.261 Kg Sampah dari 21 Klaster Perumahan Lewat Program Bayar Angsuran KPR dengan Sampah
Cara Bertransaksi ETF di Pasar Sekunder: Panduan Lengkap dari Buka Rekening hingga Eksekusi Order
Realisasi Gaji ke-13 Tembus Rp24,05 Triliun, Disalurkan ke 5,5 Juta ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan
SGER Targetkan Pendapatan Rp10 Triliun pada 2026, Ekspansi ke Komoditas Non-Batu Bara