Tapi jangan salah, tidak semua pejabat The Fed sepakat. Beberapa masih bersikap hawkish. Presiden The Dallas Fed, Lorie Logan, misalnya, menyerukan agar suku bunga kebijakan tetap ditahan untuk sementara waktu.
Emas, yang tidak memberikan imbal hasil, memang cenderung lebih bersinar di lingkungan suku bunga rendah. Makanya, setiap ada isyarat potensi penurunan suku bunga, harganya langsung dapat angin segar.
Wyckoff juga mengingatkan, pergerakan bursa saham AS patut dicermati. Kalau pasar saham reli lebih kuat, hal itu berpotensi menekan harga emas karena selera risiko investor meningkat. Dan memang, indeks utama di Wall Street ditutup menguat seiring meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga bulan depan.
Sementara itu, di lapangan, permintaan emas fisik di sejumlah pasar utama Asia tetap lesu sepanjang pekan. Volatilitas suku bunga bikin pembeli menahan diri enggan berburu logam mulia untuk sementara.
Bagaimana dengan logam mulia lainnya? Perak spot turun 0,4 persen ke USD 50,39 per troy ons. Platinum sedikit naik 0,1 persen ke USD 1.512,67. Sedangkan palladium menguat tipis 0,2 persen ke USD 1.380.
Artikel Terkait
YULE Bagikan Dividen Rp15,8 Miliar, Cair 13 Mei 2026
Transaksi SPPA BEI Melonjak 461% Didorong Fitur Repo
Rupiah Melemah Tipis di Tengah Ketegangan AS-Iran dan Data Inflasi AS
MCOL Dirikan Anak Usaha Rp18,75 Miliar untuk Garap Bisnis Data dan TI