IHSG ditutup sedikit melemah di akhir pekan ini. Pada Jumat (21/11/2025), indeks utama Bursa Efek Indonesia itu merosot tipis 0,07 persen atau 5,56 poin ke level 8.414. Pasar terlihat cukup lesu menjelang penutupan.
Kalau dilihat dari pergerakannya, saham-saham yang turun jumlahnya lebih banyak ketimbang yang naik. Tercatat 352 saham harganya terkoreksi, sementara yang mampu naik cuma 274. Ada juga 187 saham yang harganya stagnan, gak naik gak turun.
Transaksi hari ini cukup ramai. Volume perdagangan mencapai 34,78 miliar saham dengan nilai transaksi Rp16,47 triliun. Semua itu terjadi dalam 1,94 juta kali transaksi.
Yang menarik, performa sektor-sektor saham terbelah cukup jelas. Di satu sisi, beberapa sektor terkapar di zona merah. Sektor keuangan jadi yang terburuk dengan penurunan 0,61 persen, disusul transportasi yang anjlok 0,60 persen. Infrastruktur juga ikut merosot 0,58 persen, sementara energi dan non siklikal masing-masing turun 0,29 persen dan 0,49 persen.
Tapi di sisi lain, ada juga sektor yang justru bersinar. Teknologi jadi bintang hari ini dengan kenaikan fantastis 2,72 persen. Industri dan siklikal juga cukup perkasa, masing-masing naik 0,85 persen dan 0,66 persen. Bahan baku, properti, dan kesehatan pun ikut menguat dengan kenaikan antara 0,40 hingga 0,65 persen.
Nah, untuk saham individu, ada tiga emiten yang catatannya luar biasa. PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO) melesat 24,79 persen ke Rp302. Bersama itu, PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) juga naik 24,75 persen ke Rp1.260. Tak ketinggalan, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) meroket 24,59 persen ke Rp760.
Tapi tentu saja, tidak semua saham beruntung. Beberapa justru terpuruk cukup dalam. PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk (JATI) anjlok 8,72 persen ke Rp157. PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk (AEGS) juga ikut terperosok 8,64 persen ke Rp74. Sementara itu, PT Cisarua Mountain Dairy Tbk harus merelakan penurunan 5,22 persen ke Rp5.900.
Begitulah kondisi pasar saham kita di akhir pekan ini. Naik turun memang sudah biasa, tapi yang penting kita selalu waspada dan siap menghadapi berbagai kemungkinan di hari-hari berikutnya.
Artikel Terkait
Direktur Utama MDTV, Lie Halim, Mundur Jelang Akhir Masa Jabatan
Harga Emas Antam Naik Rp16.000 per Gram, Pesaing Tetap Stabil
IHSG Diproyeksi Bergerak Tak Menentu, Terjepit Sentimen Lokal dan Global
IHSG Melonjak 1,03% di Awal Pekan, Mayoritas Sektor Berada di Zona Hijau