Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyambut positif finalisasi perjanjian Indonesia-Uni Eropa Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUE-CEPA). Organisasi bisnis tersebut telah mempersiapkan strategi ekspansi ekspor berbagai produk unggulan nasional menuju pasar Eropa, mencakup alas kaki, furnitur, produk industri biohazard, dan mineral.
Menurut Bernardino M. Vega, Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Luar Negeri Kadin Indonesia, benua Eropa merupakan pasar global dengan standar tinggi dalam aspek keberlanjutan, kualitas, dan inovasi. Peluang ini membuka jalan bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya sebagai pemasok produk andal, berkelanjutan, dan berkualitas tinggi.
Bernardino turut mengapresiasi penyelesaian negosiasi IUE-CEPA yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Pencapaian ini dinilai sebagai momentum strategis bagi hubungan ekonomi kedua pihak.
Selain produk-produk sebelumnya, Pahala Mansury, Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan dan Perjanjian Luar Negeri Kadin, menyoroti potensi ekspor nikel, minyak sawit, kopi, serta kapasitas energi terbarukan seperti panas bumi dan hidro. Komoditas ini sangat dibutuhkan oleh industri berkelanjutan di Eropa dan dapat menempatkan Indonesia dalam rantai pasok hijau global.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Potong BPHTB 50% untuk Pembeli Rumah Pertama di Bawah Rp500 Juta
Laba Bersih Trisula International Melonjak 33% pada 2025 Didorong Ekspor
BSA Logistics Targetkan Rp302 Miliar dari IPO, Mayoritas untuk Akuisisi Perusahaan Afiliasi
WIKA Pangkas Utang Rp3,87 Triliun Meski Rugi Bersih Membengkak