"Pembelian masyarakat masih belum pulih sepenuhnya. Prioritas saat ini seharusnya adalah kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha untuk memperkuat kinerja ekonomi," tambahnya.
Edukasi sebagai Alternatif Solusi
Menurut Gapmmi, pendekatan yang lebih konstruktif adalah melalui edukasi konsumen tentang pola konsumsi garam yang sehat. Kesadaran masyarakat dalam mengontrol asupan garam diharapkan dapat mencegah peningkatan penyakit tidak menular tanpa harus memberatkan dunia usaha.
Waktu yang Tepat untuk Implementasi
Meski menolak implementasi saat ini, Adhi tidak menutup kemungkinan kebijakan serupa dapat dipertimbangkan di masa depan ketika kondisi ekonomi lebih stabil dan pertumbuhan telah menunjukkan performa yang solid.
Rencana pengenaan cukai untuk produk pangan tinggi garam ini merupakan bagian dari kajian pemerintah untuk meningkatkan penerimaan negara pada tahun anggaran 2026.
Artikel Terkait
Operasi AS Guncang Caracas, Maduro Ditangkap dan Dideportasi
DSSA Melonjak 170%, GEMS Anjlok: Kisah Dua Wajah Saham Sinar Mas di 2025
Geliat Pajak 2026: 8.160 Wajib Pajak Sudah Lapor di Tiga Hari Pertama
Harga Emas Antam Anjlok Rp16.000 di Awal Tahun