NASA Bantah Klaim Kim Kardashian Soal Pendaratan di Bulan: Fakta vs Teori Konspirasi

- Jumat, 31 Oktober 2025 | 10:35 WIB
NASA Bantah Klaim Kim Kardashian Soal Pendaratan di Bulan: Fakta vs Teori Konspirasi

NASA Buka Suara Jawab Klaim Kim Kardashian Soal Pendaratan Bulan

NASA secara resmi memberikan tanggapan setelah pernyataan kontroversial Kim Kardashian yang menyebut pendaratan manusia di Bulan sebagai kebohongan besar viral di media sosial. Administrator NASA Sean Duffy dengan tegas membantah klaim tersebut.

Pernyataan Tegas NASA Soal Pendaratan di Bulan

Sean Duffy menegaskan bahwa misi pendaratan di Bulan yang dilakukan astronot Neil Armstrong dan Buzz Aldrin pada 20 Juli 1969 adalah fakta sejarah yang tidak perlu diragukan. Melalui akun X pribadinya, Duffy menyatakan: "Kim Kardashian, kami (NASA) pernah ke Bulan sebelumnya, (sudah) 6 kali!"

Klaim Kontroversial Kim Kardashian

Dalam episode terbaru serial "The Kardashians", Kim Kardashian mengungkapkan keraguan mendalamnya tentang peristiwa moon landing. Reality show tersebut menampilkan Kim di lokasi syuting drama terbaru Ryan Murphy berjudul "All's Fair" dimana dia menyatakan keyakinannya bahwa pendaratan di Bulan tidak pernah terjadi.

Argumen Teori Konspirasi yang Dipercaya

Kim Kardashian menyebutkan beberapa argumen yang mendukung teorinya, termasuk klaim bahwa Buzz Aldrin pernah mengatakan tidak pernah mendarat di Bulan. Dia juga meyakini bahwa rekaman video NASA yang menunjukkan astronot berjalan di Bulan hanyalah akting belaka yang dibuat seperti film.

"Itu palsu. Tidak pernah terjadi (manusia mendarat di Bulan)," tegas Kim Kardashian dalam episode tersebut.

Fakta Sejarah Pendaratan Bulan

NASA mencatat total enam misi pendaratan berhasil di Bulan antara tahun 1969 hingga 1972 melalui program Apollo. Misi Apollo 11 pada 20 Juli 1969 menjadi yang pertama berhasil mendaratkan manusia di permukaan Bulan, dengan Neil Armstrong sebagai orang pertama yang menginjakkan kaki di satelit alami Bumi tersebut.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar