NASA Buka Suara Jawab Klaim Kim Kardashian Soal Pendaratan Bulan
NASA secara resmi memberikan tanggapan setelah pernyataan kontroversial Kim Kardashian yang menyebut pendaratan manusia di Bulan sebagai kebohongan besar viral di media sosial. Administrator NASA Sean Duffy dengan tegas membantah klaim tersebut.
Pernyataan Tegas NASA Soal Pendaratan di Bulan
Sean Duffy menegaskan bahwa misi pendaratan di Bulan yang dilakukan astronot Neil Armstrong dan Buzz Aldrin pada 20 Juli 1969 adalah fakta sejarah yang tidak perlu diragukan. Melalui akun X pribadinya, Duffy menyatakan: "Kim Kardashian, kami (NASA) pernah ke Bulan sebelumnya, (sudah) 6 kali!"
Klaim Kontroversial Kim Kardashian
Dalam episode terbaru serial "The Kardashians", Kim Kardashian mengungkapkan keraguan mendalamnya tentang peristiwa moon landing. Reality show tersebut menampilkan Kim di lokasi syuting drama terbaru Ryan Murphy berjudul "All's Fair" dimana dia menyatakan keyakinannya bahwa pendaratan di Bulan tidak pernah terjadi.
Argumen Teori Konspirasi yang Dipercaya
Kim Kardashian menyebutkan beberapa argumen yang mendukung teorinya, termasuk klaim bahwa Buzz Aldrin pernah mengatakan tidak pernah mendarat di Bulan. Dia juga meyakini bahwa rekaman video NASA yang menunjukkan astronot berjalan di Bulan hanyalah akting belaka yang dibuat seperti film.
"Itu palsu. Tidak pernah terjadi (manusia mendarat di Bulan)," tegas Kim Kardashian dalam episode tersebut.
Fakta Sejarah Pendaratan Bulan
NASA mencatat total enam misi pendaratan berhasil di Bulan antara tahun 1969 hingga 1972 melalui program Apollo. Misi Apollo 11 pada 20 Juli 1969 menjadi yang pertama berhasil mendaratkan manusia di permukaan Bulan, dengan Neil Armstrong sebagai orang pertama yang menginjakkan kaki di satelit alami Bumi tersebut.
Artikel Terkait
Google Sediakan Fitur Bawaan Lacak, Kunci, hingga Hapus Data Ponsel Android yang Hilang
WhatsApp Bisa Diakses Tanpa Scan Kode QR, Pakar Ingatkan Risiko Penyadapan dan Pelanggaran Privasi
YouTube Batasi Akses Pengguna di Bawah 16 Tahun di Indonesia Patuhi PP Tunas
Peneliti Temukan Spesies Baru Laba-laba Hantu di Habitat Bambu Jawa