Roda kepemimpinan di Apple tampaknya akan berputar lagi. Menurut kabar yang beredar, tongkat estafet CEO diperkirakan akan berpindah tangan sekitar tahun 2026. Tak mau kecolongan, dewan direksi konon sudah mulai menyiapkan skenario untuk dinamika pergantian itu tahun ini.
Nah, siapa calon terkuatnya? Banyak yang menunjuk John Ternus, sang Senior Vice President of Hardware Engineering. Dalam beberapa tahun belakangan, kehadiran Ternus memang semakin menonjol, terutama di setiap acara peluncuran produk-produk besar Apple. Namanya pun kian santer.
Tim Cook sendiri sudah memimpin Apple selama 15 tahun penuh, sejak 2011 lalu. Di usianya yang ke-66, pria ini berhasil membawa perusahaan meraih pertumbuhan pendapatan yang fantastis, setidaknya hingga proyeksi 2025.
Perjalanannya tak singkat. Dari iPhone 5, iPad Mini, sampai MacBook dengan layar Retina di tahun 2012, lalu iMac 5K, Apple TV, Apple Watch, chip Apple Silicon, hingga yang terbaru iPhone Air. Itu semua lahir di era Cook.
Dimulai dari iPad Mini & iPhone 5 (2012)
Setahun setelah kepergian Steve Jobs, Cook memperkenalkan iPad Mini. Layarnya 7,9 inci, lebih kecil dari ukuran standar iPad waktu itu yang 9,7 inci. Tablet mungil ini langsung menarik perhatian pasar.
Di tahun yang sama, Apple juga meluncurkan iPhone 5. Perubahannya signifikan: layar membesar dari 3,5 inci menjadi 4 inci. Bagi banyak pengguna, itu lompatan yang cukup terasa.
Revolusi Layar: MacBook Retina (2012)
Ini perangkat yang mengubah standar. Layar MacBook Retina punya lebih dari 5 juta pixel, membuat teks dan gambar terlihat super tajam. Bisa dibilang, tahun 2012 adalah awal mula era layar high-DPI di dunia macOS.
Eksperimen Warna: iPhone 5C (2013)
Apple mencoba sesuatu yang berbeda. Mereka meluncurkan iPhone 5C, seri dengan bodi plastik berwarna-warni, bersamaan dengan iPhone 5S yang lebih premium. Langkah ini sempat mengundang pro-kontra.
Lompatan Visual iMac 5K (2014)
iMac seri ini membawa komputer desktop ke level visual baru. Dengan resolusi 5120×2880, industri memujinya sebagai lompatan besar yang memenuhi kebutuhan para kreator. Gambarnya memang memukau.
Artikel Terkait
Indonesia Bergerak dari Soft Love ke Hard Love dalam Aturan Main AI
Jantung Tak Pernah Berbohong: Kenali 8 Sinyal Tubuh Sebelum Henti Jantung Mendadak
Kemkomdigi Selidiki Dugaan Penyalahgunaan AI Grok untuk Konten Asusila
Spesifikasi Lengkap Galaxy S26 Ultra Bocor, Ada Privacy Display dan Kamera 200MP