"Kolaborasi positif dan produktif antara besarnya potensi budaya dan industri kreatif Indonesia, talenta muda Indonesia dan teknologi canggih Tiongkok, akan semakin memperluas peluang-peluang konkret," tambah Dubes.
MoU Imperial Pictures dan Migu Diteken
Pertemuan ini nggak berhenti di obrolan saja. Ada langkah nyata yang langsung diambil. Imperial Pictures Indonesia resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Migu, perusahaan digital di bawah naungan raksasa telekomunikasi China.
Fokus kerja samanya jelas: penguatan di sektor budaya, industri kreatif, dan konten digital dengan memanfaatkan teknologi AI. "Karena ketika teknologi menghasilkan koneksi kolaborasi yang saling menguntungkan, di situ kita benar-benar merasakan manfaat teknologi," tegas Djauhari.
Acara yang digelar oleh State Administration of Radio, Film, and Television (NRTA) China itu dihadiri berbagai pihak, mulai dari perwakilan Kementerian Kebudayaan China hingga Peking National Opera. Cukup meriah.
Dalam kesempatan yang sama, Dubes Djauhari juga meluncurkan pesan Tahun Baru Imlek perdananya. Pesan video itu rencananya akan disebarluaskan melalui beragam platform digital yang ada di China.
Artikel Terkait
Resident Evil Requiem Catat Rekor, Terjual 6 Juta Kopi dalam Dua Minggu
Pemerintah Larang Anak di Bawah 16 Tahun Buat Akun Media Sosial Mulai 2026
Serangan Iran Picu Panik, Jet Pribadi di Dubai Diborong dengan Harga Selangit
Temuan di Gua Jerman Ungkap Simbol Komunikasi Manusia Purba 40.000 Tahun Lalu