Lampu hijau akhirnya diberikan. Federal Communications Commission (FCC) Amerika Serikat, pada Jumat (9/1), menyetujui permintaan SpaceX untuk menambah armada satelit Starlink generasi kedua sebanyak 7.500 unit.
Ini bukan sekadar angka biasa. Persetujuan itu membuat total satelit Starlink yang diizinkan mengorbit melonjak jadi 15.000. Sebuah lompatan besar bagi visi internet global Elon Musk.
Namun begitu, ada catatan penting. Dari proposal awal yang mengajukan 15.000 satelit tambahan, FCC ternyata menunda persetujuan untuk 14.988 satelit Gen2 lainnya. Hanya sebagian yang dapat segera direalisasikan.
Artikel Terkait
OAIL Konfirmasi Cahaya Misterius di Lampung Bukan Meteor, Melainkan Sampah Antariksa
Iran Buka Front Siber, Serangan Psikologis dan Spyware Gantikan Rudal
X Patuhi PP TUNAS, Batas Usia Pengguna di Indonesia Naik Jadi 16 Tahun
WhatsApp Permudah Buat Stiker Hampers Lebaran dengan Fitur AI