Francis Wong, Chief Marketing Officer Realme India, memberikan pernyataan yang cukup mengkhawatirkan. Ia menyebut kenaikan biaya memori ini sebagai sesuatu yang "belum pernah terjadi sebelumnya sejak era smartphone dimulai".
Menurutnya, kondisi ini bisa memaksa perusahaan untuk menaikkan harga ponsel. Kenaikannya pun tidak main-main: sekitar 20 hingga 30 persen, mungkin mulai pertengahan tahun depan.
Penulis: Safina Azzahra Rona Imani
Artikel Terkait
Iran Buka Front Siber, Serangan Psikologis dan Spyware Gantikan Rudal
X Patuhi PP TUNAS, Batas Usia Pengguna di Indonesia Naik Jadi 16 Tahun
WhatsApp Permudah Buat Stiker Hampers Lebaran dengan Fitur AI
Resident Evil Requiem Catat Rekor, Terjual 6 Juta Kopi dalam Dua Minggu