Curtis Sliwa: Kalah dari Zohran Mamdani, Siapa Aktivis Konservatif Ini?

- Rabu, 12 November 2025 | 11:30 WIB
Curtis Sliwa: Kalah dari Zohran Mamdani, Siapa Aktivis Konservatif Ini?

Profil Curtis Sliwa: Aktivis Keamanan yang Menantang Zohran Mamdani di Pilwalkot New York

Figur politik Curtis Sliwa kembali menjadi sorotan setelah bertarung melawan Zohran Mamdani dalam Pemilihan Wali Kota New York. Meski hasil pemilu menunjukkan kemenangan telak Mamdani, peran Sliwa sebagai representasi suara konservatif di kota metropolitan tetap signifikan.

Jejak Karier Curtis Sliwa dari Aktivis Hingga Politikus

Lahir di Brooklyn pada 26 Maret 1954, Curtis Sliwa menghabiskan masa mudanya di lingkungan kelas pekerja New York. Kepeduliannya terhadap isu keamanan publik mendorongnya mendirikan Guardian Angels tahun 1979, organisasi sukarelawan patroli jalanan yang menjadi simbol perlawanan warga terhadap kriminalitas.

Dengan atribut khas beret dan jaket bomber merah, Guardian Angels berkembang menjadi gerakan komunitas yang diakui secara nasional. Kesuksesan inilah yang melambungkan nama Sliwa sebagai figur media dan komentator publik yang vokal.

Transisi ke Dunia Politik dan Media

Kepribadian karismatik dan gaya komunikasi blak-blakan Sliwa membuka pintu menuju karier media sebagai penyiar radio. Paralel dengan aktivitas siarannya, dia memutuskan bergabung dengan Partai Republik dan mulai terlibat dalam kontestasi politik lokal.

Pada Pemilihan Wali Kota New York 2021, Sliwa tampil sebagai kandidat Partai Republik melawan Eric Adams. Meski mengalami kekalahan, performanya dinilai berhasil mengonsolidasikan basis pemilih konservatif di wilayah yang secara tradisional didominasi kaum liberal.

Konfrontasi Politik dengan Zohran Mamdani

Pertarungan politik terbaru Sliwa terjadi pada Pilwalkot New York 2025 melawan Zohran Mamdani. Hasil pemilu mencatatkan kemenangan bersejarah Mamdani sebagai wali kota Muslim pertama New York dengan perolehan 50,7 persen suara, sementara Sliwa meraih 7 persen.

Sepanjang kampanye, Sliwa konsisten mengusung platform "kembali ke ketertiban" yang berfokus pada peningkatan keamanan publik, penegakan hukum yang tegas, serta evaluasi kebijakan imigran dan tunawisma.

Platform Kebijakan dan Visi Kepemimpinan Curtis Sliwa

Isu keamanan publik menjadi fondasi utama seluruh agenda politik Sliwa. Beberapa komitmen kebijakan yang terus dia suarakan meliputi:

  • Penambahan personel kepolisian di area publik
  • Pemberantasan aktivitas narkoba dan kekerasan geng secara intensif
  • Penolakan terhadap pengurangan anggaran lembaga penegak hukum
  • Restorasi nilai-nilai disiplin sosial di lingkungan masyarakat

Di usia 71 tahun, Sliwa tetap menunjukkan konsistensi dengan terus berpartisipasi aktif dalam patroli Guardian Angels. Melalui kombinasi aktivisme lapangan dan engagement media, dia terus memperjuangkan visi tentang New York yang lebih aman dan tertib bagi seluruh warganya.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar