Pengacara Militer Israel Kumpulkan Bukti Kejahatan Perang di Gaza, Ungkap Fakta Mengejutkan

- Selasa, 11 November 2025 | 07:15 WIB
Pengacara Militer Israel Kumpulkan Bukti Kejahatan Perang di Gaza, Ungkap Fakta Mengejutkan

Pengacara Militer Israel Kumpulkan Bukti Dugaan Kejahatan Perang di Gaza

Krisis internal melanda tubuh militer Israel menyusul laporan bahwa sejumlah pengacara militer aktif mengumpulkan bukti dugaan pelanggaran hukum perang selama konflik Gaza. Perkembangan ini menandai perubahan signifikan dalam sikap institusi militer Israel yang selama ini dikenal solid.

Bukti Intelijen AS Ungkap Pelanggaran Serius

Menurut informasi yang beredar, para pengacara militer Israel telah menghimpun data dari berbagai sumber selama tahun pertama operasi militer di Gaza. Bukti-bukti yang terkumpul menunjukkan indikasi kuat pelanggaran hukum humaniter internasional, khususnya dalam penargetan warga sipil dan pekerja kemanusiaan.

Lima mantan pejabat Amerika Serikat mengonfirmasi temuan tersebut memperlihatkan pola pelanggaran sistematis. Salah satu sumber menyebut materi intelijen AS yang dibagikan dalam pertemuan Kongres Desember 2024 mengandung informasi mengejutkan tentang penargetan warga sipil.

Dukungan AS Terus Berlanjut Meski Ada Bukti

Meskipun bukti-bukti yang terkumpul cukup kuat untuk memicu penyelidikan internasional, pemerintahan AS baik di era Biden maupun Trump tetap mempertahankan dukungan militer penuh terhadap Israel. Laporan internal Gedung Putih pada Mei 2024 sempat mengungkap kekhawatiran pelanggaran hukum humaniter, namun tidak diikuti tindakan nyata penghentian pengiriman senjata.

Skandal Internal Perparah Krisis Moral

Krisis moral dalam tubuh militer Israel semakin dalam dengan mundurnya Mayor Jenderal Yifat Tomer-Yerushalmi, pejabat hukum tertinggi Pasukan Pertahanan Israel. Pejabat tersebut mengakui membocorkan rekaman yang menunjukkan tentara Israel menyiksa tahanan Palestina sebelum akhirnya mengundurkan diri dan dipenjara.

Dampak terhadap Tekanan Internasional

Dengan semakin banyaknya bukti yang muncul dari dalam militer Israel sendiri, tekanan global terhadap Israel diperkirakan akan meningkat signifikan. Pengamat menilai perkembangan ini dapat menjadi titik balik dalam penyelidikan internasional di Pengadilan Kriminal Internasional dan berpotensi mengubah persepsi dunia terhadap konflik Gaza.

Perkembangan terbaru ini menunjukkan adanya pergeseran paradigma dalam tubuh militer Israel, di mana aparat hukum internal mulai mempertanyakan legalitas dan moralitas operasi militer yang telah menewaskan puluhan ribu warga sipil dan menghancurkan infrastruktur Gaza.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar