Kecelakaan KA Bangunkarta Prambanan: 5 Korban Masih Dirawat, 2 di Antaranya Balita
YOGYAKARTA - Investigasi penyebab kecelakaan tragis Kereta Api Bangunkarta di perlintasan Prambanan, Sleman, terus dilakukan. PT KAI Daop 6 Yogyakarta mengonfirmasi perkembangan terbaru kondisi korban kecelakaan kereta ini.
Update Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Prambanan
Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyatakan hanya satu korban yang telah selesai menjalani perawatan. "Satu orang sudah selesai perawatan dan lima orang masih dalam perawatan di RS," ujarnya di Yogyakarta, Jumat (7/11/2025).
Dari lima korban yang masih dirawat tersebut, dua di antaranya merupakan balita. Kecelakaan antara KA Bangunkarta jurusan Jombang-Pasar Senen dengan mobil dan dua sepeda motor ini sebelumnya telah menewaskan tiga orang dan melukai enam orang lainnya.
Proses Investigasi Kecelakaan Kereta di Sleman
Feni menegaskan bahwa PT KAI dan Polda DIY masih bekerja sama dalam penyelidikan untuk menentukan penyebab pasti insiden kecelakaan kereta di perlintasan Prambanan ini. "Masih dalam pemeriksaan bersama kepolisian. Harap bersabar ya, kami tunggu hasil pemeriksaannya," kata Feni.
Temuan Awal Penyebab Kecelakaan
Keterangan awal dari saksi mata di lokasi kecelakaan mengungkapkan bahwa salah satu palang pintu perlintasan di sisi utara dilaporkan tidak tertutup saat kereta melintas. Namun, polisi menegaskan bahwa pemeriksaan masih berlangsung dan belum ada kesimpulan resmi mengenai kemungkinan adanya kelalaian.
Pihak berwenang terus berupaya menyelesaikan investigasi kecelakaan kereta di Yogyakarta ini untuk mengungkap penyebab pasti dan memastikan tindakan pencegahan yang lebih ketat di masa depan.
Artikel Terkait
PT Dahana Catat Laba Bersih Rp509,7 Miliar di 2025, Tumbuh 1,6 Persen
PSM Makassar Kembali Kena Sanksi FIFA Akibat Tunggakan Gaji Pemain
CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan pada 31 Mei 2026 karena Bertepatan dengan Hari Raya Waisak
Konflik Timur Tengah dan Rupiah Melemah, Biaya Perjalanan Haji dan Umrah Melonjak