Hujan deras mengguyur Cirebon sejak Kamis malam lalu, dan akibatnya cukup parah. Tiga kecamatan di kabupaten itu kebanjiran, membuat hidup ribuan warga berantakan. Data sementara menyebutkan, tak kurang dari 1.505 orang harus merasakan dampaknya. Bayangkan, ketinggian air di beberapa titik bahkan menyentuh satu setengah meter.
Menurut Hadi Eko, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD setempat, penyebabnya jelas: hujan yang tak henti-henti. Intensitasnya tinggi dan durasinya lama, terjadi baik di hulu maupun hilir. Akibatnya, dua sungai utama Cijangkelok dan Cisangarung tak mampu lagi menampung air. Debitnya melonjak drastis dan akhirnya meluap ke pemukiman penduduk.
"Peristiwa banjir terjadi di tiga kecamatan yakni Pasaleman, Ciledug, dan Losari,"
ujar Hadi, Jumat (13/2/2026).
Artikel Terkait
Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon Selatan, Tiga Lainnya Terluka
Erick Thohir Apresiasi Performa Timnas Meski Kalah dari Bulgaria di Final FIFA Series
Lelang KPK Raup Rp 10,9 Miliar, Dua HP Bekas Laku Rp 59 Juta Tak Ditebus
Prajurit TNI Gugur dalam Serangan Israel di Lebanon, DPR Desak Langkah Diplomatik