Karena kecantikaannya, banyak pemuda dari penjuru negeri yang ingin ingin melamarnya.
Namun sia-sia karena Sang Putri belum ada keinginan untuk menikah.
Melihat hal itu membuat Sang Ayah ingin mengadakan sayembara.
"Akan diadakannya sayembara, yaitu bagi siapapun yang bisa merentangkan busur Kiai Garudayaksa dan mengangkat Gong Kiai Sekardelima, maka dialah orang yang berhak meminangmu," ujar Sang Prabu.
Kemudian Sang Prabu memerintahkan pengawal kerajaan untuk memnyebarkan berita tersebut.
Pada hari yang telah ditentukan, banyak pria dari seluruh negeri sekitar Majapahit datang untuk menghadiri sayembara tersebut.
Namun, tidak ada satupun yang berhasil, bahkan tak jarang ada yang mengalami musibah hingga tangannya patah dan pinggang yang cedera.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Prabowo Beri Mandat Khusus soal SDA, Bahlil Diminta Cari Formulasi
Menag Usulkan Rp703 Miliar untuk Bangkitkan Madrasah dan Rumah Ibadah Pasca Bencana
Atalia Soroti Tren Penurunan Pernikahan: Ketahanan Keluarga Harus Jadi Fokus
BRI Pacu Program Rumah Subsidi, Salurkan Rp16 Triliun untuk Lebih dari 118 Ribu Debitur