PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) tak main-main dalam mendorong penggunaan Artificial Intelligence (AI) di tanah air. Komitmen itu kini diwujudkan lewat peluncuran Megarock, sebuah platform AI terintegrasi. Platform ini dikembangkan oleh anak usahanya, PT Mitra Integrasi Informatika (MII), dengan menggandeng raksasa teknologi AWS.
Alexander Kuntoro, Direktur Metrodata, menjelaskan bahwa Megarock dirancang sebagai solusi end-to-end. Intinya, platform ini menyatukan data, analitik, dan kecerdasan buatan langsung ke dalam alur kerja perusahaan. Tujuannya jelas: agar industri bisa menerapkan AI dengan lebih terukur dan tepat sasaran, sekaligus mendorong transformasi digital berjalan lebih cepat.
"Solusi ini dirancang fleksibel untuk digunakan lintas industri, termasuk jasa keuangan, manufaktur, energi, hingga sektor berbasis layanan, dengan fokus pada peningkatan efisiensi, produktivitas, dan kualitas pengambilan keputusan,"
ujarnya dalam pernyataan tertulis, Selasa (23/12/2025).
Kerja sama dengan AWS ini memanfaatkan layanan seperti Amazon Bedrock dan SageMaker. Hasilnya? Rangkaian solusi AI dan Machine Learning yang siap pakai, ditujukan untuk membantu berbagai jenis perusahaan berinovasi lebih praktis. Menurut Alexander, ini langkah konkret untuk adopsi AI yang berkelanjutan.
Di sisi lain, kinerja keuangan perseroan hingga kuartal III-2025 ternyata cukup solid. Presiden Direktur Metrodata, Susanto Djaja, menuturkan bahwa penguatan solusi AI ini sejalan dengan capaian tersebut.
Angkanya berbicara. Hingga periode September 2025, MTDL membukukan penjualan Rp18,8 triliun. Itu artinya tumbuh 9% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Yang menarik, kontribusi Unit Bisnis Solusi dan Konsultasi melonjak 20,5% secara tahunan.
Pertumbuhan unit bisnis itu tak lepas dari tingginya permintaan pasar. Kebutuhan akan solusi cloud, platform digital, keamanan siber, dan tentu saja AI, terus mendorong kinerjanya.
Bagi Susanto, AI kini sudah bergeser peran. Bukan sekadar alat bantu biasa, melainkan pilar strategis yang mendongkrak daya saing dan mendasari pengambilan keputusan.
"Metrodata berkomitmen tidak akan berhenti disini namun akan terus memperkenalkan adopsi-adopsi berbasis AI lainnya untuk membantu pelanggan mengadopsi AI secara komprehensif, mulai dari strategi, implementasi, hingga operasional,"
tegasnya.
Jadi, langkah peluncuran Megarock ini bukan akhir, melainkan bagian dari perjalanan panjang. Metrodata tampaknya serius ingin menjadi pemain kunci dalam peta AI Indonesia, mendampingi pelanggannya dari hulu ke hilir.
Artikel Terkait
PHE Minta Dukungan Pemerintah Percepat Perizinan Lahan dan Pasokan Listrik Demi Dongkrak Produksi Migas
Pria Mabuk di Tangsel Diduga Lecehkan Anak 9 Tahun, Diamuk Warga
AS Tolak Visa Menteri Luar Negeri Iran, Kehadiran di Sidang PBB Batal
15 Ribu Ton Beras dari Tiongkok Tiba di Kuba di Tengah Krisis Bahan Bakar dan Tekanan Ekonomi