Pemuda Lompat dari Jembatan di Bogor Tewas, Sempat Unggah Niat Bunuh Diri di Medsos

- Minggu, 24 Mei 2026 | 22:55 WIB
Pemuda Lompat dari Jembatan di Bogor Tewas, Sempat Unggah Niat Bunuh Diri di Medsos

Seorang pemuda berinisial GR (23) ditemukan tewas setelah melompat dari sebuah jembatan dan jatuh di trotoar pinggir Sungai Cipakancilan, Kampung Keramat, Kelurahan Panaragan, Kota Bogor. Peristiwa tragis itu terjadi pada Minggu siang dan diduga kuat merupakan aksi bunuh diri yang telah direncanakan oleh korban melalui unggahan di media sosialnya.

Kapolsek Bogor Tengah Kompol Waluyo mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan sekitar pukul 11.40 WIB. “Mendatangi TKP bunuh diri dengan cara meloncat dari jembatan dan jatuh ke trotoar jalan samping Sungai Cipakancilan. Korban inisial GR (23),” ujarnya, Minggu (24/5/2026).

Menurut keterangan Waluyo, warga setempat sempat melihat korban saat melompat dari jembatan. Seketika itu, mereka berteriak memanggil warga lain untuk memberikan pertolongan. Korban ditemukan dalam kondisi masih hidup dan segera dilarikan ke Rumah Sakit PMI. Namun, nyawa korban tidak tertolong. “Warga yang melihat korban loncat langsung memanggil warga lainnya. Lalu warga datang dan melihat korban masih hidup, kemudian langsung membawa ke RS PMI dan dinyatakan meninggal di RS PMI sekitar jam 13.23 WIB,” kata Waluyo.

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa korban mengalami luka berat di bagian kepala akibat benturan keras saat jatuh dari ketinggian jembatan. Dugaan bunuh diri semakin kuat setelah pihak kepolisian memeriksa keterangan dari keluarga korban.

“Menurut keluarga korban bahwa ternyata korban sebelum bunuh diri sudah membuat Instagram story dan menyatakan akan bunuh diri,” ungkap Waluyo. Unggahan tersebut menjadi petunjuk awal bagi polisi untuk menyimpulkan motif di balik aksi nekat tersebut.

Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. “Jenazah korban langsung diserahkan ke pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka Sinar Kasih,” imbuh Waluyo. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai latar belakang tekanan yang dialami korban sebelum peristiwa nahas itu terjadi.

Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental terdekat.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar