Gempa Magnitudo 4.8 Guncang Tarakan, Kaltara
TARAKAN - Wilayah Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), diguncang gempa bumi pada Rabu sore. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan kekuatan gempa tersebut adalah magnitudo 4.8.
Berdasarkan informasi dari Stasiun Geofisika Balikpapan, gempa terjadi pada pukul 18.37.11 WITA. Pusat gempa berada di lokasi 3,33 Lintang Utara dan 117,82 Bujur Timur. Episenter gempa terletak sekitar 24 kilometer arah Tenggara Kota Tarakan dengan kedalaman dangkal, hanya 10 kilometer.
Lokasi dan Dampak Guncangan Gempa
Beberapa kecamatan yang merasakan guncangan terdekat dari pusat gempa adalah:
- Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan (sekitar 15.07 km)
- Kecamatan Tarakan Timur (sekitar 18.96 km)
- Kecamatan Tarakan Tengah (sekitar 20.81 km)
Getaran gempa dilaporkan terasa cukup jelas dan kuat di sejumlah titik di Tarakan, khususnya di kawasan pusat kota dan wilayah pesisir. Kejadian ini menimbulkan kepanikan di kalangan warga. Banyak yang bergegas keluar dari rumah dan bangunan untuk menyelamatkan diri.
Dampak guncangan juga dirasakan di RSUD dr. Jusuf SK, di mana sejumlah pasien sempat keluar dari ruang perawatan mereka sebagai bentuk antisipasi.
Imbauan Resmi dari BMKG
Menanggapi kejadian ini, BMKG melalui rilis resminya mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap tenang dan waspada. Penting untuk tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya atau berasal dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
BMKG juga menekankan untuk tidak mempercayai informasi yang beredar tanpa terverifikasi terlebih dahulu kebenarannya oleh pihak yang berwenang.
Artikel Terkait
Beban Subsidi Energi Tembus Rp313 Triliun, Pemerintah Dorong Konversi ke Gas Bumi
KBRI Roma Bagikan Bingkisan Daging Kurban Perdana ke 170 Jamaah Iduladha
Konversi LPG ke CNG Berpotensi Hemat Devisa Hingga USD6 Miliar, Namun Infrastruktur dan Biaya Jadi Tantangan
Sapi Limosin 1,2 Ton Bantuan Presiden untuk Iduladha di Karawang Sempat Stres Nyaris Serang Petugas