Tangis haru dan duka menyambut kedatangan Purwanto di Karanggede, Boyolali. Dia baru saja turun dari mobil setelah perjalanan jauh dari Kalimantan, tempatnya merantau membuka usaha kedai sate. Isak tangis keluarga yang sudah menunggu pecah begitu dia tiba. Suasana pilu langsung menyergap.
Kehadirannya di rumah duka itu sekitar pukul 11.45 WIB, Jumat siang. Purwanto tidak sendirian. Beberapa orang, termasuk kakak perempuannya dan seorang sahabat dekat, turut mendampingi dalam momen berat ini. Mereka semua tampak hancur.
“Selain Purwanto, ada juga kakak perempuannya dan seorang teman dekatnya,” jelas Ngatirin, kakak dari sang istri, Daryanti.
Artikel Terkait
Glodok Berubah Jadi Lautan Merah dan Emas Jelang Imlek 2026
Interpol Pasang Buru-Buru untuk Riza Chalid, Buronan Korupsi Migas
Polisi Ungkap Telah Tahu Negara Persembunyian Riza Chalid, Buron Interpol Kasus Korupsi Minyak
Interpol Resmi Buru Riza Chalid, Tersangka Korupsi Rp 285 Triliun di Pertamina