BAZNAS Salurkan Bantuan Kaki Prostetik untuk Penyandang Disabilitas di Kepulauan Seribu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) telah menyalurkan bantuan kaki prostetik kepada Suryani, seorang penyandang disabilitas asal Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu. Penyerahan bantuan ini dilakukan di Klinik Tuna Daksa, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang membutuhkan alat bantu mobilitas.
Suryani kehilangan kaki kanannya akibat komplikasi diabetes yang dideritanya. Selama empat bulan terakhir, ia hanya bisa beraktivitas dengan bantuan tongkat dan dukungan keluarga. Kini, dengan bantuan kaki prostetik dari BAZNAS, Suryani mulai berlatih berjalan dan beradaptasi dengan alat bantu barunya untuk dapat kembali mandiri.
Komitmen BAZNAS untuk Penyandang Disabilitas
Sekretaris Utama BAZNAS, H. Subhan Cholid, menyatakan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian lembaganya terhadap penyandang disabilitas. "Bantuan kaki prostetik ini bukan hanya alat bantu berjalan, tetapi juga simbol semangat agar penerima dapat kembali percaya diri, mandiri, dan produktif," ujar Subhan di Jakarta, Senin (3/11).
Subhan menjelaskan bahwa program bantuan alat bantu berjalan merupakan bagian dari misi BAZNAS dalam menebarkan manfaat zakat secara luas dan tepat sasaran. Upaya ini menyasar masyarakat yang tinggal di daerah terpencil, termasuk wilayah kepulauan yang sulit dijangkau.
Jangkau Hingga ke Daerah Terpencil
"BAZNAS terus berupaya menjangkau masyarakat hingga ke pelosok, termasuk Kepulauan Seribu. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada mustahik yang terlewat dari perhatian, di mana pun mereka berada," tegasnya.
Lebih lanjut, Subhan menuturkan bahwa dukungan terhadap penyandang disabilitas juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial.
Dampak Nyata Bantuan Zakat
"Kami ingin kehadiran BAZNAS benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bantuan seperti ini menjadi bukti nyata bagaimana zakat dapat mengembalikan harapan dan membuka peluang baru bagi penerima," katanya.
Sementara itu, Suryani menyampaikan rasa syukur atas bantuan kaki prostetik yang diterimanya. Dia mengaku kini memiliki semangat baru untuk beraktivitas dan tidak lagi bergantung pada bantuan orang lain.
Program bantuan kaki prostetik ini merupakan wujud nyata dari penyaluran zakat yang tepat sasaran, memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup penerima manfaat, khususnya para penyandang disabilitas di Indonesia.
Artikel Terkait
Tugu Insurance Cetak Laba Bersih Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
Menkeu Purbaya Akan Berangkat Haji 21 Mei 2026, Sisipkan Doa Khusus agar Ekonomi Indonesia Makin Kuat
Pemerintah Siapkan Stimulus Baru, Insentif Mobil dan Motor Listrik Mulai Juni 2026
OJK: Piutang Multifinance Tumbuh Tipis, Pembiayaan Digital dan Pegadaian Melesat