Gedung SMKN 1 Gunung Putri Roboh Tewaskan Korban, Ini Kronologi & Jumlah Korban

- Senin, 03 November 2025 | 19:30 WIB
Gedung SMKN 1 Gunung Putri Roboh Tewaskan Korban, Ini Kronologi & Jumlah Korban
Gedung SMKN 1 Gunung Putri Roboh, 44 Siswa Jadi Korban | Info Bogor

Gedung SMKN 1 Gunung Putri Roboh, 44 Siswa Jadi Korban

KABUPATEN BOGOR - Sebuah insiden tragis terjadi di SMKN 1 Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sebuah bangunan sekolah roboh pada Senin (3/11) sore, mengakibatkan puluhan siswa menjadi korban.

Kronologi Robohnya Gedung Sekolah

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, hujan deras sedang mengguyur kawasan Gunung Putri. Sebuah dahan pohon besar di belakang sekolah diduga menjadi pemicu utama.

"Ketika hujan besar, di belakang ada dahan pohon yang jatuh menimpa gedung, lalu roboh. Anak-anak yang di dalam sebagian menjadi korban," jelas Yudi di Bogor, Senin (3/11).

Kondisi Korban dan Evakuasi

Total terdapat 44 siswa yang menjadi korban dalam insiden robohnya gedung sekolah ini. Rincian kondisinya adalah:

  • 22 orang mengalami luka ringan dan dibawa ke puskesmas setempat.
  • 2 orang dengan luka berat dirujuk ke RS Hermina.
  • 2 orang lainnya dengan luka berat dirujuk ke RSUD Cileungsi.
  • 18 siswa dengan luka ringan dibawa ke Klinik Kenari.

Yudi menambahkan, "Sebagian korban sudah mendapatkan perawatan dan ada yang diperbolehkan pulang, sementara yang luka berat masih dirawat di rumah sakit."

Bangunan Diduga Berusia Lama

Camat Gunung Putri, Kurnia Indra, membenarkan peristiwa tersebut dan menyoroti kemungkinan usia bangunan. "Iya benar, kemungkinan bangunan lama," ujarnya. Bangunan yang roboh adalah satu gedung yang berisi lima kelas. Untungnya, proses belajar-mengajar telah usai, dan satu kelas sedang melakukan praktik di luar ruangan.

Penanganan Darurat dan Respons Cepat

Dalam penanganan darurat ini, Damkar Kabupaten Bogor mengerahkan 20 personel dari tim rescue dan pemadaman. Upaya penanganan juga melibatkan berbagai pihak terkait seperti BPBD Kabupaten Bogor, tim SAR, relawan, PMI, dan kepolisian.

Adam Hamdani, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, menyampaikan bahwa petugas langsung menuju lokasi untuk pendataan dan penanganan lebih lanjut.

Viral di Media Sosial

Insiden ini sempat menjadi viral di berbagai platform media sosial. Sejumlah siswa merekam detik-detik pasca-kejadian yang memperlihatkan kondisi bangunan yang rubuh dan para pelajar yang berkerumun di area sekolah.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar