CEO Apple Prediksi Penjualan iPhone Kuartal Liburan Lampaui Estimasi Wall Street
Tim Cook, CEO Apple (AAPL.O), memproyeksikan penjualan iPhone dan pendapatan perusahaan pada kuartal liburan mendatang akan melampaui ekspektasi analis Wall Street. Proyeksi optimis ini didorong oleh tingginya permintaan untuk model iPhone 17 meskipun perusahaan masih menghadapi kendala pasokan.
Kinerja Kuartal dan Tantangan Pasokan
Apple sebelumnya mengalami ketidakmampuan memenuhi proyeksi penjualan iPhone pada kuartal fiskal keempat akibat kendala pasokan yang berkelanjutan dan penundaan pengiriman ponsel baru ke pasar China. Namun, kinerja negatif ini sebagian terimbangi oleh kekuatan di area bisnis lain seperti penjualan AirPods generasi baru yang dilengkapi teknologi AI penerjemah bahasa, serta laba perusahaan yang tetap melampaui target Wall Street.
Proyeksi Pertumbuhan Dua Digit
Dalam wawancara dengan Reuters, Cook memperkirakan penjualan iPhone pada kuartal liburan saat ini akan mengalami pertumbuhan dua digit secara tahunan. Sementara pendapatan Apple secara keseluruhan diproyeksikan tumbuh 10-12 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Melampaui Ekspektasi Analis
Proyeksi fiskal pertama Apple tahun 2026 ini jauh melampaui estimasi analis yang memperkirakan kenaikan penjualan iPhone sebesar 9,8 persen menjadi USD75,91 miliar dan total penjualan naik 6,6 persen menjadi USD132,53 miliar berdasarkan data LSEG.
Respons Pasar dan Kendala Operasional
Saham Apple merespons positif proyeksi ini dengan kenaikan 3,7 persen dalam perdagangan setelah jam kerja. Cook mengakui perusahaan masih berupaya mengatasi kendala pasokan untuk beberapa model iPhone 17, namun menyebut ini sebagai "masalah yang bagus" karena mencerminkan tingginya permintaan pasar.
Peluang di Pasar China
Meskipun mengalami penurunan penjualan di China akibat penundaan peluncuran, Cook menyatakan optimisme terhadap pasar tersebut. "Kami sangat antusias dengan China. Kami senang dengan respons terhadap produk-produk baru di sana, dan berharap dapat kembali bertumbuh di kuartal pertama," ujarnya.
Artikel Terkait
Tugu Insurance Cetak Laba Bersih Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
Menkeu Purbaya Akan Berangkat Haji 21 Mei 2026, Sisipkan Doa Khusus agar Ekonomi Indonesia Makin Kuat
Pemerintah Siapkan Stimulus Baru, Insentif Mobil dan Motor Listrik Mulai Juni 2026
OJK: Piutang Multifinance Tumbuh Tipis, Pembiayaan Digital dan Pegadaian Melesat