OJK Perkuat Pengaturan dan Pengawasan Berbasis Data dan Teknologi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa transformasi digital di sektor keuangan bukan sekadar tentang penerapan teknologi. Menurut OJK, yang terpenting adalah kemampuan berinovasi untuk membuka akses lebih inklusif, meningkatkan efisiensi layanan, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem keuangan digital.
Komitmen OJK dalam Ekosistem Keuangan Digital
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menyatakan komitmennya dalam menjaga ekosistem keuangan digital yang aman, adaptif, dan inklusif. Pernyataan ini disampaikan pada pembukaan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) dan Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2025 di Jakarta Convention Center.
"OJK berkomitmen tidak hanya untuk mendorong pertumbuhan, tetapi juga memastikan transformasi ini memberi manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat," tegas Mahendra dalam acara yang mengusung tema "Sinergi dan Inovasi untuk Akselerasi Transformasi Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia".
Artikel Terkait
Kemenhub Imbau Pemudik Tunda Perjalanan Balik Hindari Puncak 24 Maret
Gelombang Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Padati Stasiun di Jakarta
Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Padat, Volume Kendaraan di Tol Cipali Melonjak 167%
Arus Balik Lebaran 2026 Meningkat 167%, Cipali Terapkan Satu Arah