Ferdinand Hutahean Sebut Utang Whoosh adalah Problem Bangsa Akibat Ambisi Jokowi
Politisi PDI Perjuangan, Ferdinand Hutahean, menyoroti beban utang proyek Kereta Cepat Whoosh yang dinilainya sebagai akibat dari kebijakan keliru Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ferdinand menegaskan bahwa pemerintah kini harus menanggung beban keuangan yang sangat besar karena proyek tersebut.
Whoosh Dibangun Berdasarkan Ambisi, Bukan Kebutuhan
Menurut analisis Ferdinand Hutahean, pembangunan Whoosh didasari oleh ambisi pribadi Jokowi dan bukan karena merupakan kebutuhan mendesak masyarakat. Ia menilai proyek kereta cepat ini tidak masuk dalam skala prioritas pembangunan nasional yang sebenarnya.
Beban Utang Whoosh Mencapai Triliunan Rupiah per Tahun
Ferdinand mengungkapkan besarnya beban utang yang harus ditanggung negara dari proyek Whoosh. Bahkan, hanya untuk pembayaran bunganya saja, nilai yang harus dikeluarkan bisa mencapai triliunan rupiah setiap tahunnya.
Artikel Terkait
Truk Kontener Lindas Korban Jiwa, Lalu Lintas Simpangan Depok Lumpuh Total
Harga CPO Februari 2026 Naik Tipis, Didorong Antisipasi Imlek dan Ramadan
Menag Lepas 1.620 Petugas Haji ke Arab Saudi, Tongkat Estafet Resmi Beralih
KPK Dalami Perjalanan Luar Negeri dan Penukaran Uang Ridwan Kamil