Banjir Semarang 2025 Lumpuh Total: 47 Ribu Jiwa Terdampak, Ini Titik Rawan dan Fakta Mengerikan Lainnya!

- Kamis, 30 Oktober 2025 | 13:30 WIB
Banjir Semarang 2025 Lumpuh Total: 47 Ribu Jiwa Terdampak, Ini Titik Rawan dan Fakta Mengerikan Lainnya!
Banjir Semarang 2025: Kondisi Terkini, Dampak, dan Titik Genangan di Jalur Pantura

Banjir Semarang 2025 Masih Berlansung, Jalur Pantura Kaligawe Lumpuh Total

Banjir di Kota Semarang masih melanda pada hari kesembilan, menyebabkan jalur utama Pantura, Jalan Kaligawe Raya, di Kecamatan Genuk, terendam dan tidak dapat dilintasi kendaraan ringan.

Kedalaman air dilaporkan mencapai 80 hingga 90 sentimeter, sehingga hanya kendaraan besar seperti truk dan bus yang dapat melintas dengan hati-hati. Akibatnya, kemacetan panjang terjadi di sepanjang jalur tersebut.

Rute Alternatif dan Titik Rawan Mogok

Kepolisian Sektor Genuk, Kompol Rismanto, menegaskan bahwa sepeda motor dilarang melintas di Jalan Kaligawe. Untuk kendaraan ringan, diberlakukan sistem rekayasa lalu lintas (tickon) dengan rute alternatif melalui Jalan Woltermonginsidi menuju pusat kota, dan sebaliknya melalui Mranggen, Kabupaten Demak.

Titik terparah banjir yang menyebabkan banyak kendaraan mogok berada di depan Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang.

Data Kerugian dan Korban Jiwa

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, banjir ini telah berdampak luas pada 16 kelurahan yang tersebar di empat kecamatan. Rincian dampaknya adalah:

  • 47.646 Jiwa Terdampak: Terdiri dari 22.653 Kepala Keluarga (KK).
  • Korban Meninggal: Tercatat tiga orang.
  • Pengungsi: Sebanyak 37 warga mengungsi, dengan rincian 15 orang di Universitas Semarang dan 22 jiwa di Balai Kelurahan Muktiharjo Kidul.

Peta Sebaran Titik Banjir dan Kedalaman Genangan

Berikut adalah detail wilayah dan kedalaman genangan air di empat kecamatan yang terdampak:

  • Kecamatan Gayamsari (30-70 cm): Kelurahan Tambakrejo, Kaligawe, Sawah Besar.
  • Kecamatan Genuk (20-60 cm): Kelurahan Bangetayu Kulon, Banjardowo, Gebangsari, Genuksari, Karangroto, Kudu, Muktiharjo Lor, Terboyo Wetan, Terboyo Kulon, Trimulyo.
  • Kecamatan Semarang Timur (20-30 cm): Kelurahan Kemijen dan Mlatibaru.
  • Kecamatan Pedurungan (20-90 cm): Kelurahan Muktiharjo Kidul.

Upaya Penanganan dan Bantuan untuk Korban

Berbagai upaya penanganan telah dilakukan oleh pemerintah, di antaranya:

  • Operasi Modifikasi Cuaca (OMC): BNPB bersama BPBD Jateng telah melakukan lima sorti pada 29 Oktober 2025 untuk mengurangi curah hujan.
  • Pos Kesehatan: Didirikan di beberapa lokasi seperti Rusunawa Kaligawe, Tambakrejo, Genuksari, UPTD Puskesmas Bangetayu, Balai Kelurahan Trimulyo, dan Muktiharjo.
  • Dapur Umum Mandiri: Beroperasi di titik-titik seperti Trimulyo, Terboyo Wetan, Genuksari, Gebangsari, Muktiharjo Lor, dan Bangetayu Kulon untuk memenuhi kebutuhan logistik warga terdampak.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar