Nissan menghadapi tantangan finansial yang memerlukan restrukturisasi global, namun pabrikan otomotif Jepang ini tidak menyerah. Inovasi terbaru mereka fokus pada pengembangan baterai solid-state yang menjanjikan revolusi dalam industri kendaraan listrik.
Berdasarkan laporan terbaru, Nissan menjadi pelopor dengan prototipe sel baterai solid-state yang mampu menawarkan jarak tempuh dua kali lipat dibandingkan teknologi baterai lithium-ion konvensional. Terobosan ini menempatkan Nissan pada posisi terdepan dalam perlombaan memproduksi massal baterai solid-state.
Kolaborasi strategis dengan LiCAP Technologies, startup Amerika Serikat yang berbasis di Sacramento, mempercepat realisasi target produksi massal. Keahlian LiCAP dalam teknologi elektroda kering menjadi kunci efisiensi proses manufaktur baterai.
Teknologi elektroda kering menghilangkan kebutuhan proses pelapisan basah tradisional yang mahal dan boros waktu. Metode konvensional menggunakan pelarut cair untuk membentuk bubur yang dilapisi pada foil logam sebelum dikeringkan dalam oven bersuhu tinggi.
Sebaliknya, pendekatan elektroda kering menggantikan pelarut cair dengan pencampuran bahan baku menjadi bubuk padat, kemudian langsung dipres ke kolektor arus. Proses ini tidak hanya lebih cepat tetapi juga lebih ramah lingkungan dengan mengurangi konsumsi energi.
Meskipun implementasi skala besar tetap menjadi tantangan, Nissan telah mengoperasikan jalur produksi percontohan sejak awal tahun. Sementara LiCAP Technologies mengoperasikan fasilitas produksi berkapasitas 300 megawatt-jam di California untuk teknologi Active Dry Electrode (ADE) mereka.
Perkembangan ini menandai babak baru dalam evolusi kendaraan listrik, dengan Nissan dan LiCAP Technologies berkomitmen menghadirkan baterai berjarak tempuh lebih jauh dan waktu pengisian lebih cepat untuk masa depan mobilitas elektrik.
Artikel Terkait
Indonesia di Pot Terendah Undian Piala Asia 2027, Berpeluang Kembali Hadapi Jepang dan Irak
Pelatih Timnas U-17 Instruksikan Pemain Tak Berpuas Diri Usai Kalahkan China, Fokus Hadapi Qatar
Mahfud MD: Polri Harus Tinggalkan Budaya Militeristik Menuju Polisi Sipil yang Humanis
Polisi Buka Posko DVI di RSUD Lubuklinggau untuk Identifikasi 16 Korban Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Musi Rawas Utara