Menteri Bahlil Pamer Sepatu Lokal Rp250 Ribu, Klaim Warna Kuning untuk ESDM
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menunjukkan komitmennya terhadap produk dalam negeri dengan memamerkan sepatu lokal yang dikenakannya. Aksi tersebut terjadi dalam dialog bersama wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Bahlil secara spontan melepas sepatu sebelah kanannya untuk memperlihatkan produk UMKM Indonesia tersebut. Momen ini bermula dari pembahasan mengenai instruksi Presiden Prabowo Subianto yang mewajibkan seluruh menteri menggunakan mobil Maung produksi dalam negeri.
"Saya siap mengikuti instruksi untuk memakai mobil produksi dalam negeri," tegas Bahlil yang duduk di antara Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.
Makna Warna Kuning pada Sepatu ESDM
Bahlil menjelaskan alasan pemilihan sepatu dengan warna dominan kuning. Menurutnya, warna tersebut merepresentasikan lambang Kementerian ESDM yang memiliki unsur kuning.
"Warnanya kuning karena ESDM itu di dalam lambangnya ada kuning-kuningnya. Coba lihat lambang ESDM, ada kuningnya," jelas Bahlil mengenai sepatu yang juga memiliki paduan warna putih dan hitam.
Penegasan Tidak Terkait Partai Golkar
Menteri Bahlil menegaskan bahwa pilihan warna kuning pada sepatunya tidak ada hubungannya dengan Partai Golkar. Dia menekankan bahwa kehadirannya di kompleks Istana dalam kapasitas sebagai Menteri ESDM, bukan sebagai Ketua Umum Partai.
"Jangan samakan, jangan mencampuradukan politik dengan pemerintah. Sekalipun di dalam pemerintah ada politik, tapi dalam politik, kemuliaan daripada pemerintah," tegas Bahlil.
Harga Sepatu Lokal yang Dipakai Menteri Bahlil
Di akhir pemaparan, Bahlil mengungkapkan harga sepatu lokal yang dikenakannya. "Rp250 ribu," pungkas Menteri ESDM tersebut. Pernyataan ini semakin mengukuhkan komitmennya dalam mendukung produk UMKM Indonesia dengan harga terjangkau.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Bernyanyi Bersama Siswa di SMKN 2 Talaud, Pulau Miangas
ISEI Riau Desak Reformulasi DBH Sawit, Nilai Porsi 4 Persen untuk Daerah Tak Adil
Menteri PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap II Rampung Juni 2026, Libatkan Hampir 60 Ribu Pekerja
Prabowo Kunjungi Miangas, Janji Rawat Bandara dan Perbaiki Puskesmas yang Tak Pernah Direnovasi Sejak Era Soeharto