Perusahaan China Batalkan Pembelian Minyak Rusia Akibat Sanksi AS
Perusahaan BUMN China termasuk Sinopec membatalkan pembelian minyak mentah Rusia yang diangkut via laut menyusul sanksi Amerika Serikat terhadap Rosneft PJSC dan Lukoil PJSC. Keputusan ini mengakibatkan gangguan signifikan dalam pasar minyak global dan diperkirakan mempengaruhi lebih dari 400.000 barel minyak Rusia per hari.
Dampak Sanksi AS terhadap Ekspor Minyak Rusia
Pembatasan yang diterapkan pemerintahan Donald Trump menyebabkan perusahaan-perusahaan China menghentikan pembelian kargo spot, terutama minyak jenis ESPO dari Timur Jauh Rusia. Menurut data Kpler Ltd, pembelian minyak Rusia oleh perusahaan China sebelumnya menyumbang 40% dari total volume minyak Rusia yang tiba via kapal.
Proyeksi Aliran Minyak Rusia ke China
Michal Meidan, Direktur Program Riset Energi China di Oxford Institute for Energy Studies, memprediksi penurunan aliran minyak Rusia ke China. Namun, pengiriman minyak via pipa darat diperkirakan tetap berlanjut karena pembayarannya menggunakan skema pinjaman yang tidak melibatkan bank-bank Barat.
Artikel Terkait
Takbiran di Jakarta: Gemerlap Perayaan dan Kisah Perempuan Perantau yang Pilih Tak Mudik
Penjualan Tiket Mudik KAI 2026 Tembus 82%, Okupansi Kereta Jarak Jauh Lampaui 100%
Gubernur DKI dan Wagub Akan Salat Idulfitri di Balai Kota, KH Maruf Amin Jadi Khatib
Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri dan Ajak Perkuat Persatuan Bangsa