Israel Jatuhkan 153 Ton Bom di Gaza, Netanyahu Bangga Langgar Gencatan Senjata
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan kebanggaannya atas pelanggaran gencatan senjata di Gaza dengan serangan brutal yang menewaskan sedikitnya 44 orang dalam satu hari. Pernyataan ini disampaikan Netanyahu dalam pidato pembukaan sidang parlemen Knesset.
Serangan Massive Israel di Tengah Gencatan Senjata
Dalam pidatonya, Netanyahu mengungkap fakta mengejutkan bahwa pasukannya menyerang Gaza menggunakan 153 ton bom pada hari Minggu (19/10/2025). Serangan ini terjadi meskipun gencatan senjata seharusnya masih berlaku.
Reaksi Oposisi dan Kondisi Korban
Netanyahu menghadapi interupsi berulang kali dari anggota parlemen oposisi yang memprotes kebijakan pemerintahannya. Sementara itu, Kantor Media Gaza melaporkan Israel telah melakukan 80 kali pelanggaran gencatan senjata sejak 10 Oktober.
Artikel Terkait
Dari Bandung ke Swedia: Riyanti dan Lika-Liku Perjalanan yang Tak Terduga
OJK Tunjuk Friderica Widyasari Dewi Isi Posisi Kosong Dewan Komisioner
Kemenpora Apresiasi Forum Pelajar SDGs, Gen Z Didorong Jadi Penggerak Lingkungan
Dari Lintasan Balap ke Lapangan Hijau: Nadia, Bocah 12 Tahun yang Jadi Mesin Gol