Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea angkat bicara mengenai kritik dan hujatan yang diterimanya setelah memutuskan menjadi kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Menurut Hotman, respons negatif dari publik bukanlah sesuatu yang baru dalam perjalanan kariernya sebagai advokat.
Ia menilai, setiap pengacara yang menangani perkara dengan sorotan publik tinggi harus siap menghadapi berbagai reaksi, termasuk kritik hingga hujatan. Karena itu, Hotman mengaku tidak terlalu mempersoalkan komentar-komentar negatif yang diarahkan kepadanya.
"Aku sudah terlalu sering dihujat kayak gitu karena saya merasa saya tidak salah," ujar Hotman Paris di Bandar Udara Soekarno Hatta pada Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, tekanan dari masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pekerjaan seorang pengacara, terutama ketika menangani perkara yang menjadi perhatian luas. Oleh sebab itu, ia mengaku telah terbiasa menghadapi berbagai bentuk penilaian, baik yang mendukung maupun yang menentang.
"Itu sudah biasa. Bagi pengacara itu sudah biasa, itu nggak masalah. Kalau gua sehat saya akan maju terus tapi bagaimana?" ungkapnya.
Di sisi lain, Hotman mengungkapkan bahwa selama bertahun-tahun berkarier sebagai pengacara, ia justru lebih sering menerima apresiasi dari masyarakat dibandingkan hujatan. Menurutnya, berbagai unggahan di media sosial yang memperlihatkan aktivitas bantuan hukum maupun kegiatan sosial kerap dibanjiri komentar positif.
Meski demikian, Hotman menegaskan bahwa ia tidak pernah menjadikan pujian sebagai tujuan utama dalam bekerja. Baginya, menjalankan profesi sebagai advokat merupakan panggilan yang dilakukan secara alami tanpa harus mengejar pengakuan publik.
"Aku malah kadang-kadang saya posting (pujian), begitu ada tentang ini, 99% pujian," tutur Hotman.
Ia melanjutkan bahwa dukungan yang diterimanya selama ini jauh lebih banyak dibandingkan kritik yang sesekali muncul ketika menangani perkara tertentu. Namun, ia mengaku tidak ingin terlalu larut dalam sanjungan maupun celaan karena keduanya merupakan bagian dari dinamika kehidupan seorang figur publik.
"Tiap hari pujian, bertahun-tahun pujian. Tapi I don't need itu karena aku lakukan itu kayak air mengalir. Saya nggak perlu publikasi lagi, aku udah terkenal banget," kata Hotman Paris.
Sebagai informasi, Hotman Paris Hutapea secara resmi telah mengundurkan diri sebagai pengacara mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, pada Kamis, 23 Juli 2026. Pendampingan hukum tersebut berlangsung sangat singkat, karena Hotman baru resmi menerima surat kuasa dan mendampingi pemeriksaan Febrie sebagai tersangka pada 17 Juli 2026.
Artikel Terkait
Jaksa Agung Tegaskan Tim 9 Tetap Tangani Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Kejagung Ancam Jemput Paksa Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jika Tak Hadir Pemeriksaan
Kejagung Bantah Pelimpahan Kasus dari Polri Tak Berdasar Hukum
Proses Etik Febrie Adriansyah Ditunda hingga Perkara Pidana Inkrah