Tim nasional Swiss memastikan tempat di perempat final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Kolombia dalam babak adu penalti dengan skor 4-3 di Boston Stadium. Pertandingan babak 16 besar yang berlangsung pada Rabu (8/7) dini hari WIB itu berakhir tanpa gol hingga 120 menit, memaksa pemenang ditentukan lewat titik putih.
Pelatih Swiss, Murat Yakin, mengakui bahwa strategi yang disiapkan berjalan sesuai rencana, meskipun keberuntungan juga berpihak pada timnya. "Saya rasa Anda tidak ingin mendengar rencana pertandingan saya hari ini, tetapi semuanya berjalan persis seperti yang kami inginkan. Dan pada akhirnya, itulah yang penting. Namun, bukan hanya itu saja. Di awal pertandingan, kami membutuhkan pengalaman," ujar Yakin.
Sejak awal laga, kedua tim bermain terbuka. Swiss mengancam lewat serangan dari sisi kanan, sementara Kolombia membalas dengan umpan silang berbahaya. Peluang emas pertama datang pada menit ke-21 ketika Gustavo Puerta melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, namun kiper Swiss Gregor Kobel tampil gemilang dengan menepis bola tersebut.
Swiss membalas melalui Fabian Rieder pada menit ke-30 dan Dan Ndoye dua menit kemudian, tetapi kiper Kolombia Camilo Vargas sukses menggagalkan kedua peluang itu. Memasuki babak kedua, tempo tetap tinggi. Pemain pengganti Swiss, Sow, mendapat kesempatan pada menit ke-47 namun terpeleset saat hendak menembak, sehingga bola melenceng.
Babak Perpanjangan Waktu dan Adu Penalti
Kolombia hampir memecah kebuntuan pada menit ke-98 babak perpanjangan waktu. Jhon Lucumi melepaskan sundulan tajam yang mengarah ke gawang, tetapi Kobel kembali sigap menyelamatkan bola. Skor 0-0 bertahan hingga 120 menit, membawa pertandingan ke adu penalti.
Dalam adu penalti, Swiss keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3. Yakin menambahkan, "Kami membutuhkan mentalitas yang tepat. Kemudian, di babak kedua, kami melakukan pergantian pemain yang memberi kami kendali lebih besar, terutama dalam penguasaan bola. Dan seiring berjalannya pertandingan, kami juga mampu memasukkan pemain yang kami inginkan untuk adu penalti. Anda selalu memiliki rencana. Ketika rencana itu berhasil pada akhirnya, itu jauh lebih memuaskan. Tentu saja, kami juga sedikit beruntung hari ini, dan itu bagian dari sepak bola."
Artikel Terkait
Kekalahan Dramatis dari Argentina, Pelatih Mesir Sesalkan Keputusan Wasit
Messi Cetak Sejarah: Pemain Pertama dengan Assist di Enam Piala Dunia
Air Mata Messi dan Ronaldo di Piala Dunia 2026: Tangis Bahagia dan Duka Perpisahan
Swiss Kunci Tiket Terakhir, Delapan Tim Siap Bertarung di Perempat Final Piala Dunia 2026