Kasus TBC di Cianjur Capai 5.763 dalam Enam Bulan, 25 Pasien Meninggal

- Rabu, 08 Juli 2026 | 09:54 WIB
Kasus TBC di Cianjur Capai 5.763 dalam Enam Bulan, 25 Pasien Meninggal

Sebanyak 5.763 kasus tuberkulosis (TBC) tercatat di Kabupaten Cianjur selama Januari hingga Juni 2026. Dari jumlah tersebut, 25 pasien dilaporkan meninggal dunia.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Javed Mataputung, mengatakan angka tersebut masih cukup tinggi. Pihaknya terus melakukan berbagai upaya penanganan, termasuk pendataan kasus untuk menentukan langkah selanjutnya.

“Kami melakukan berbagai upaya penanganan, di antaranya pendataan jumlah kasus penyebaran TBC. Pendataan tersebut dilakukan agar kami dapat menentukan langkah penanganan selanjutnya,” kata Javed kepada wartawan, Rabu (8/7).

Dari total kasus, sebanyak 4.643 pasien saat ini tengah menjalani pengobatan. Adapun 25 pasien yang meninggal setara dengan 0,50 persen dari keseluruhan penderita.

“Dari jumlah 5.763 orang yang mengidap TBC selama periode tersebut, sekitar 25 orang atau 0,50 persen di antaranya meninggal dunia,” jelasnya.

Berdasarkan pendataan Dinas Kesehatan bersama puskesmas, kasus TBC ditemukan hampir di seluruh kecamatan di Cianjur. Penyebaran yang merata ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menular melalui udara.

“Penyebaran TBC paling potensial terjadi melalui udara. Paparan bakteri tuberkulosis dapat menular saat penderita batuk atau membuang dahak sembarangan. Hal tersebut membuat penyebaran bakteri tuberkulosis menjadi lebih cepat,” ujar Javed.

Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur terus melakukan upaya pencegahan secara preventif bersama puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya. Upaya tersebut meliputi edukasi kepada masyarakat yang berisiko terpapar, serta pemberian pengobatan gratis bagi penderita TBC di puskesmas setempat.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags