Megawati Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei, Kenang Pertemuan di Teheran

- Rabu, 08 Juli 2026 | 07:50 WIB
Megawati Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei, Kenang Pertemuan di Teheran

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, melalui rekaman video yang disiarkan salah satu stasiun televisi nasional Iran. Dalam pesan itu, Megawati menyebut kepergian Khamenei sebagai kehilangan besar bagi bangsa Iran dan dunia yang menjunjung keadilan, kedaulatan bangsa, serta kemanusiaan.

“Wafatnya Yang Mulia Ayatollah Ali Khamenei bukan hanya kehilangan besar bagi bangsa Iran, tetapi juga telah mengguncang hati banyak orang yang mencintai keadilan, kedaulatan bangsa, dan kemanusiaan di seluruh penjuru dunia,” ujar Megawati dalam rekaman yang diterima media, Selasa (7/7/2026).

Pesan tersebut telah diterjemahkan ke bahasa Persia dan ditayangkan oleh televisi nasional Iran sebagai bentuk penghormatan kepada mendiang pemimpin spiritual sekaligus politik negara itu.

Kenang Pertemuan di Teheran

Megawati mengungkapkan pernah bertemu langsung dengan Ayatollah Khamenei saat masih menjabat sebagai Presiden RI pada 2004. Pertemuan di Teheran itu meninggalkan kesan mendalam. Ia menilai Khamenei sebagai ulama yang rendah hati, namun berprinsip kuat dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

Megawati juga menyebut Khamenei memiliki ketertarikan terhadap pemikiran Presiden pertama RI, Soekarno, dan telah mempelajari pidato-pidato Bung Karno sejak muda. “Dalam diri beliau, saya melihat semangat perjuangan yang mengingatkan pada Bung Karno. Beliau adalah seorang ulama yang lembut, tetapi memiliki keteguhan prinsip sebagai seorang negarawan yang peka terhadap penderitaan bangsanya,” tuturnya.

Serukan Perdamaian Dunia

Melalui pesan itu, Megawati kembali menegaskan pentingnya penyelesaian konflik melalui diplomasi, dialog, dan penghormatan terhadap hukum internasional. Ia menilai berbagai persoalan global semestinya diselesaikan dengan pendekatan damai, bukan kekerasan atau agresi bersenjata.

“Hari ini, dalam mengenang beliau, saya kembali menegaskan keberpihakan saya pada penyelesaian konflik melalui jalan damai, dialog yang adil, serta penghormatan terhadap hukum internasional dan nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.

Doa untuk Rakyat Iran

Di akhir pesannya, Megawati menyampaikan doa bagi keluarga almarhum, para pemimpin Iran, dan seluruh rakyat Iran agar diberi kekuatan serta persatuan dalam menghadapi situasi penuh tantangan. Ia berharap perjuangan Ayatollah Khamenei mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menjaga kedaulatan bangsa serta perdamaian dunia.

“Selamat jalan Yang Mulia Ayatollah Ali Khamenei. Kami melepas kepergianmu dengan doa, rasa hormat, dan persaudaraan yang akan selalu dikenang,” tutup Megawati.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags