AS Kembali Serang Iran di Selat Hormuz, Sejumlah Warga Terluka

- Rabu, 08 Juli 2026 | 07:20 WIB
AS Kembali Serang Iran di Selat Hormuz, Sejumlah Warga Terluka

Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan di wilayah Iran, tepatnya di kawasan Selat Hormuz. Ledakan terdengar di sejumlah kota di selatan Iran dan menyebabkan beberapa warga terluka.

Media pemerintah Iran melaporkan bunyi ledakan di kota pelabuhan Bandar Abbas, Sirik, dan Pulau Qeshm. Proyektil menghantam dermaga komersial di Sirik, dermaga nelayan di Desa Ziarat, serta kapal-kapal nelayan sipil di Bandar Abbas. Lembaga penyiaran pemerintah Iran, IRIB, menyebut sebuah menara telekomunikasi di Bandar Abbas juga menjadi sasaran.

Menurut IRIB, sejumlah orang terluka akibat serpihan material dari serangan di dermaga Sirik.

Serangan terbaru ini diumumkan militer AS pada Selasa (7/7) waktu setempat, sebagai respons atas peluncuran rudal Iran ke kapal-kapal komersial yang melintas di Selat Hormuz. "Serangan AS ini merupakan tanggapan atas serangan Iran terhadap tiga kapal komersial yang sedang melintasi Selat Hormuz dan bertujuan untuk memberikan konsekuensi berat atas tindakan menargetkan dan menyerang pelayaran komersial," demikian pernyataan Komando Pusat AS. "Agresi yang ditunjukkan Iran tersebut tidak dapat dibenarkan, berbahaya, dan merupakan pelanggaran nyata terhadap gencatan senjata," tambahnya.

Pemerintah Iran pun angkat bicara. Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan tindakan AS itu merupakan bukti pelanggaran nota kesepahaman yang telah berulang kali dilakukan. "Iran menyampaikan peringatan keras mengenai konsekuensi dari pelanggaran perjanjian yang dilakukan Amerika, dan akan mengambil langkah tegas untuk melindungi kepentingan serta keamanan nasionalnya," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran yang diunggah ke Telegram oleh IRIB News.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags