PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), perusahaan media milik Raffi Ahmad, akan menutup masa penawaran umum perdana (IPO) pada Rabu (8/7/2026) pagi pukul 10.00 WIB. Penutupan ini menjadi tahap krusial dalam proses pencatatan saham perdana perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Setelah penutupan, penjatahan efek akan dilakukan pada hari yang sama, sehingga distribusi saham dapat berlangsung pada 9 Juli. Adapun RANS menjadwalkan pencatatan saham perdana pada 10 Juli 2026.
Dalam aksi korporasi ini, RANS menerbitkan 2,52 miliar saham baru, setara 20,02 persen dari total modal ditempatkan dan disetor setelah IPO. Dengan harga final Rp170 per saham, perseroan berhasil mengantongi dana segar sebesar Rp170 per lembar.
Dengan harga tersebut, valuasi RANS tercatat memiliki Price Earning Ratio (PER) 28,33 kali dan Price Book Value (PBV) 5,03 kali. Manajemen menyebut valuasi premium itu wajar karena RANS mengelola ekosistem konten berbasis intellectual property (IP) dengan talenta utama yang memiliki jangkauan audiens signifikan.
Raffi Ahmad menjadi tokoh sentral di balik RANS. Pria asal Bandung itu akan menguasai 62,93 persen saham RANS setelah IPO. Sejumlah nama lain seperti Dony Oskaria, Sutanto Hartono, Kaesang Pangarep, dan Nagita Slavina juga tercatat sebagai pemegang saham meski porsinya tidak signifikan.
RANS menjadi emiten terakhir yang mencatatkan saham di BEI dalam parade IPO awal Juli 2026. Hingga pagi ini, jumlah investor yang berpartisipasi mencapai lebih dari 1 juta Single Investor Identification (SID), menunjukkan tingginya minat pasar terhadap saham IPO RANS.
Artikel Terkait
Dua Emiten Baru Mulai Melantai di BEI Hari Ini, JELI dan JECX Catatkan Saham
Dua Emiten Baru Melantai di BEI, Produsen Inaco dan RS Mata JEC
BEI Luncurkan Fitur Repo SBSN untuk Dongkrak Likuiditas Pasar Sekunder
BEI Revisi Aturan Papan Pemantauan Khusus, Pengamat: Langkah Perkuat Transparansi Pasar