Megawati Sampaikan Duka untuk Ayatollah Khamenei, Kenang Pertemuan dan Semangat Perjuangan

- Selasa, 07 Juli 2026 | 19:42 WIB
Megawati Sampaikan Duka untuk Ayatollah Khamenei, Kenang Pertemuan dan Semangat Perjuangan

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyampaikan belasungkawa atas wafatnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan udara Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026. Jenazah Khamenei akan dimakamkan di kampung halamannya di Mashhad, Iran, pekan ini.

Pesan duka itu disampaikan Megawati dalam sebuah video yang memuat teks terjemahan bahasa Persia. Video tersebut disiarkan oleh stasiun televisi Iran, Channel One, pada Jumat (3/7/2026).

"Wafatnya Yang Mulia Ayatollah Ali Khamenei bukan hanya kehilangan besar bagi bangsa Iran, tetapi juga telah mengguncang hati banyak orang yang mencintai keadilan, kedaulatan bangsa dan kemanusiaan di seluruh penjuru dunia," kata Megawati dalam rekaman video yang diterima pada Selasa (7/7/2026).

Megawati mengaku pernah bertemu langsung dengan Khamenei saat dirinya masih menjabat presiden. Dalam pertemuan itu, ia terkesan dengan semangat yang dimiliki Khamenei yang mengingatkannya pada sang ayah, Presiden Soekarno.

"Dalam diri beliau, saya melihat gema perjuangan yang pernah dirintis oleh ayahanda saya, Bung Karno. Yang Mulia Ali Khamenei sejak muda, beliau telah mengenal dan mengagumi serta membaca pidato dan pemikiran Bung Karno," ucap Megawati.

Pertemuan lain terjadi pada 2004 di Teheran. "Dalam pertemuan itulah saya berkesempatan bertatap muka langsung dengan beliau. Saat itu, saya merasakan pancaran kharisma yang sangat kuat dan keteduhan hati yang sangat dalam. Beliau adalah seorang ulama yang lembut namun teguh memegang prinsip, sekaligus seorang negarawan yang peka terhadap derita bangsanya," kenangnya.

Kepergian Khamenei membuat Megawati kembali menegaskan sikapnya terhadap perdamaian dunia dan penghormatan pada hukum internasional. "Hari ini, dalam kenangan indah terhadap beliau, saya ingin menegaskan kembali keberpihakan saya pada penyelesaian konflik melalui jalan damai, dialog yang adil, serta penghormatan terhadap hukum internasional dan kemanusiaan, bukan pada kekerasan dan agresi bersenjata sepihak," ucapnya.

Kepada rakyat Iran, Megawati menitipkan doa untuk kekuatan dan persatuan nasional. "Kepada keluarga besar Almarhum, para pemimpin dan ulama Iran, serta seluruh rakyat Iran, izinkan saya menyampaikan doa yang paling tulus. Semoga Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang melapangkan jalan bagi beliau, menerima seluruh amal perjuangannya, dan mengampuni segala kekhilafannya. Semoga rakyat Iran dianugerahi kekuatan, persatuan, dan kebijaksanaan untuk melalui masa-masa sulit ini, di tengah badai sejarah yang sedang bergelora," ujarnya.

"Selamat jalan Yang Mulia Ayatollah Ali Khamenei…. Kami melepas kepergian-Mu dengan doa, rasa hormat dan persaudaraan yang tak akan lekang oleh waktu," tutup Megawati.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags