Sebuah tangkapan layar yang diklaim sebagai bukti transfer gaji manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebesar Rp10.557.400 viral di media sosial. Unggahan itu memicu perdebatan luas, terutama setelah dibandingkan dengan pengakuan seorang dosen yang hanya menerima gaji Rp2,6 juta per bulan.
Calon manajer Kopdes saat ini tengah mengikuti pelatihan dalam program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Namun, di tengah proses tersebut, beredar gambar yang menunjukkan seorang manajer telah menerima transfer dengan nominal tersebut. Belum ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang mengenai kebenaran nominal itu sebagai gaji manajer Kopdes.
Sebelumnya, informasi yang beredar menyebutkan bahwa gaji manajer Kopdes Merah Putih berkisar antara Rp5 juta hingga Rp8 juta, tergantung wilayah penempatan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa gaji 30 ribu manajer Kopdes dibayarkan oleh APBN selama dua tahun.
Perbandingan antara gaji manajer Kopdes dan gaji dosen memicu reaksi keras warganet. Banyak yang menyoroti kesejahteraan tenaga pendidik yang dinilai masih rendah. "Buat guru aja bilangnya g ada anggaran," tulis seorang netizen. "Guru dan Nakes honorer masih lebih membutuhkan," tambah yang lain. "Ternyata benar, cuman buat guru dan nakes anggarannya gak ada," tulis netizen lainnya.
Gaji Guru dan Dosen
Dalam sidang lanjutan uji materi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen di Mahkamah Konstitusi, dosen Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Cenuk Widiyastrisna Sayekti, mengaku hanya menerima gaji Rp2,6 juta per bulan meski telah mengajar belasan tahun. Ia menjadi dosen sejak 2010, melanjutkan studi di Macquarie University Australia pada 2016, dan memperoleh sertifikasi dosen pada 2020.
Saksi lain, Dinda Dinanti, dosen tetap non-ASN UPN Veteran Jakarta, juga memberikan kesaksian dalam sidang yang sama. Dengan suara bergetar, ia mengaku terpaksa berjualan kue untuk menambah penghasilan. "Saya sendiri pun juga terpaksa harus menyisihkan waktu produktif saya untuk berjualan kue dan banyak teman-teman saya di dosen-dosen lainnya selama berbulan-bulan tidak dibayarkan gajinya dan sampai harus menarik ojek online," ungkap Dinda dalam video yang diunggah akun Instagram @serikatpekerjakampus.
Artikel Terkait
Kesejahteraan Dosen dan Jebakan Market Value
Komisi I DPR Desak Penghentian Latihan Militer Kopdes Merah Putih Usai Lima Peserta Tewas
Kemhan Sebut Latihan Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tak Ada Fisik Berat
Kriminolog Soroti Kematian Lima Calon Manajer Kopdes, Minta Investigasi Individual