Chemical vs Physical Sunscreen: Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Anda?

- Jumat, 03 Juli 2026 | 16:48 WIB
Chemical vs Physical Sunscreen: Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Anda?

Memilih sunscreen sering kali berujung pada dilema: chemical atau physical? Keduanya sama-sama melindungi kulit dari sinar ultraviolet (UV) yang memicu penuaan dini, hiperpigmentasi, hingga kanker kulit. Namun, cara kerja dan karakteristiknya berbeda. Memahami perbedaan ini membantu Anda menemukan produk yang paling sesuai.

Perbedaan mendasar terletak pada bahan aktif. Physical sunscreen, atau mineral sunscreen, mengandung zinc oxide dan titanium dioxide. Selama ini dikenal membentuk lapisan pelindung yang memantulkan sinar UV, tetapi penelitian terbaru menunjukkan bahan tersebut juga menyerap sebagian radiasi UV. Sementara itu, chemical sunscreen menggunakan bahan seperti avobenzone, octinoxate, octocrylene, atau homosalate yang menyerap sinar UV lalu mengubahnya menjadi panas yang dilepaskan dari kulit.

Karena perbedaan cara kerja, sensasi saat digunakan pun berbeda. Chemical sunscreen umumnya lebih ringan, mudah diratakan, dan tidak meninggalkan white cast. Ini menjadikannya pilihan populer untuk penggunaan sehari-hari, terutama di bawah makeup. Sebaliknya, physical sunscreen cenderung lebih kental dan berpotensi meninggalkan lapisan putih, terutama pada kulit medium hingga gelap. Namun, formulasi terbaru membuatnya semakin nyaman dan mudah dibaurkan.

Bagi pemilik kulit sensitif, physical sunscreen sering direkomendasikan karena risiko iritasinya lebih rendah. Namun, tidak ada jawaban mutlak tentang mana yang terbaik. Sunscreen terbaik adalah yang digunakan secara konsisten setiap hari.

Jika kulit Anda sensitif, mudah kemerahan, atau sedang iritasi, physical sunscreen bisa lebih nyaman. Jika Anda menyukai tekstur ringan yang mudah menyatu dengan kulit dan nyaman di bawah makeup, chemical sunscreen mungkin lebih sesuai. Yang terpenting bukanlah memilih antara chemical atau physical, melainkan memastikan produk memiliki perlindungan broad spectrum, diaplikasikan dalam jumlah cukup, dan digunakan ulang sesuai kebutuhan. Tanpa konsistensi, formula terbaik pun tidak akan optimal.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags