Pelita Jaya Jakarta Kalahkan Bogor Hornbills 90-87 Lewat Overtime di Gim Pertama Final IBL 2026

- Jumat, 19 Juni 2026 | 23:00 WIB
Pelita Jaya Jakarta Kalahkan Bogor Hornbills 90-87 Lewat Overtime di Gim Pertama Final IBL 2026

Kemenangan dramatis diraih Pelita Jaya Jakarta pada gim pertama final Indonesian Basketball League (IBL) 2026. Menjamu Bogor Hornbills di GMSB Jakarta, Jumat malam, tim tuan rumah memastikan kemenangan 90-87 setelah pertandingan harus dilanjutkan ke babak overtime. Hasil ini membuat Pelita Jaya unggul 1-0 dalam seri final yang menggunakan format best-of-five.

Pertandingan berlangsung sengit sejak kuarter pertama. Pelita Jaya langsung tancap gas melalui aksi center Jeff Withey yang mencetak angka lewat two-hand dunk, disusul tembakan tiga angka dari Perrin Buford. Namun, Bogor Hornbills tidak tinggal diam. David Nuban dan Antoni Erga bergantian merespons dengan tembakan jarak jauh, menjaga margin poin tetap tipis. Adu akurasi dari luar garis kian panas setelah Stephaun Branch dan Kaleb Wesson ikut menyumbang angka. Agassi Goantara sempat membalas untuk Pelita Jaya, tetapi kuarter pertama akhirnya ditutup imbang 19-19.

Memasuki kuarter kedua, intensitas permainan tidak menurun. Kedua tim sama-sama menerapkan strategi man-to-man full court, membuat jalannya laga semakin keras dan ketat. Tidak ada satu pun tim yang mampu menciptakan jarak skor yang berarti. Hingga kuarter kedua usai, papan skor kembali menunjukkan angka sama kuat, 35-35.

Selepas jeda, Bogor Hornbills yang dipimpin pelatih Cesar Camara mencoba mengambil kendali. Mereka memaksimalkan permainan di paint area melalui Travin Thibodeaux dan Kaleb Wesson, serta mengandalkan tembakan tiga angka dari Firdhan Guntara. Strategi itu berjalan efektif. Hornbills sempat membuka keunggulan 46-41 saat kuarter ketiga menyisakan enam menit. Meski demikian, Pelita Jaya asuhan David Singleton tetap tenang. Perlahan, tuan rumah memangkas selisih angka hingga kuarter ketiga ditutup dengan skor 58-55 untuk keunggulan Hornbills.

Kuarter keempat menjadi babak paling menegangkan bagi tuan rumah. Hornbills bahkan sempat memimpin hingga sembilan poin dan berada di atas angin untuk mencuri kemenangan di kandang lawan. Situasi berubah ketika Pelita Jaya meningkatkan agresivitas serangan pada menit-menit akhir. Di sisi lain, Hornbills kehilangan Fhirdan Guntara yang harus meninggalkan lapangan setelah melakukan lima pelanggaran atau foul out. Saat waktu pertandingan hanya tersisa dua detik, Perrin Buford mencetak layup krusial yang menyamakan skor menjadi 76-76. Aksi tersebut memaksa pertandingan berlanjut ke babak overtime.

Pada babak tambahan, pengalaman para pemain Pelita Jaya menjadi faktor pembeda. Buford kembali menunjukkan kualitasnya dengan mencetak sejumlah poin penting, sementara Jeff Withey mendominasi perebutan rebound. Hornbills kembali mendapat pukulan setelah Kaleb Wesson juga harus foul out. Tidak lama kemudian, Darius Moten dari Pelita Jaya menyusul keluar karena akumulasi pelanggaran. Meski demikian, Pelita Jaya tampil lebih tenang dalam bertahan dan efektif memanfaatkan peluang. Sejumlah lemparan bebas pada detik-detik akhir memastikan kemenangan tuan rumah dengan skor 90-87.

Perrin Buford menjadi bintang kemenangan Pelita Jaya. Ia membukukan double-double dengan 32 poin, 11 rebound, dan sembilan assist hanya kurang satu assist untuk mencatat triple-double. Jeff Withey juga tampil dominan dengan kontribusi 20 poin dan 10 rebound, sementara Darius Moten menambahkan 17 poin. Dari kubu Hornbills, Travin Thibodeaux tampil impresif dengan double-double 22 poin, 10 rebound, dan tujuh assist. Namun, performanya belum cukup membawa timnya mencuri kemenangan.

Kemenangan ini membuat Pelita Jaya unggul 1-0 dalam seri final IBL 2026. Tim asuhan David Singleton kini hanya membutuhkan dua kemenangan tambahan untuk memastikan gelar juara. Gim kedua akan kembali digelar di GMSB Jakarta pada Minggu, 21 Juni 2026.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags