Sebanyak 392 jemaah haji Debarkasi Makassar dari Kelompok Terbang (Kloter) 21 tiba di Asrama Haji Sudiang, menandai rampungnya fase pemulangan gelombang pertama ibadah haji tahun 2026. Kedatangan mereka sekaligus mengakhiri rangkaian kepulangan jemaah yang sebelumnya diberangkatkan langsung dari Makkah menuju Tanah Air.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Makassar, Ikbal Ismail, mengungkapkan bahwa para jemaah yang tergabung dalam Kloter 21 berasal dari tiga daerah, yakni Kabupaten Soppeng, Gowa, dan Enrekang. Dengan tambahan tersebut, total jemaah yang telah dipulangkan melalui embarkasi ini mencapai 8.231 orang, terdiri atas 2.659 jemaah laki-laki dan 5.572 jemaah perempuan.
“Dengan demikian Embarkasi/Debarkasi sudah memulangkan 8.231 jemaah,” ujarnya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 17 Juni 2026.
Ikbal menegaskan bahwa seluruh rangkaian pemulangan gelombang pertama telah selesai setelah kedatangan Kloter 21. Artinya, tidak ada lagi jemaah yang diberangkatkan dari Makkah menuju Indonesia pada fase ini.
“Gelombang I insyaallah selesai. Itu berarti jemaah haji yang dari Makkah langsung pulang menuju Tanah Air sudah selesai,” katanya.
Sementara itu, pemulangan jemaah akan segera memasuki fase gelombang kedua yang mencakup Kloter 22 hingga Kloter 43. Berbeda dengan gelombang pertama, jemaah pada fase ini tidak langsung kembali ke Indonesia, melainkan terlebih dahulu menuju Madinah untuk menyelesaikan rangkaian ibadah dan ziarah.
“Nantinya jemaah gelombang II dari Kloter 22 sampai 43 menuju Madinah untuk menyelesaikan ziarah Madinah selama kurang lebih delapan sampai sembilan hari. Setelah itu mereka berangkat dari Madinah dan pulang ke Tanah Air,” jelas Ikbal.
Ia menambahkan, bagi jemaah Embarkasi Makassar, pelaksanaan gelombang kedua dimulai pada hari yang sama dengan kedatangan Kloter 21, yaitu Rabu, dengan pemberangkatan Kloter 22.
Artikel Terkait
Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Truk di Serang, Sopir Kabur Tinggalkan Lokasi
Warsh Pimpin Rapat Perdana The Fed, Suku Bunga Diprediksi Ditahan di Tengah Inflasi Tinggi
Polisi Siagakan 4.576 Personel Kawal Lima Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Pusat
Pemerintah Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tidak Akan Dihentikan Meski Ada Tuntutan Mahasiswa